Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Standard Chartered Bank: Dolar AS Mengakhiri Status Undervalued, Kembali ke Hubungan Historis yang Normal

Standard Chartered Bank: Dolar AS Mengakhiri Status Undervalued, Kembali ke Hubungan Historis yang Normal

ChaincatcherChaincatcher2025/11/10 16:05
Tampilkan aslinya

ChainCatcher melaporkan, menurut Golden Ten Data, Steve Englander dari Standard Chartered Bank menyatakan dalam sebuah laporan bahwa dolar AS telah mengalami penyimpangan selama setahun terakhir, dan kini kembali ke hubungan normal dengan faktor-faktor pendorong historisnya. Englander menunjukkan bahwa dolar AS sempat dinilai terlalu tinggi pada akhir 2024 dan awal 2025, kemudian berubah menjadi undervalued pada kuartal kedua dan awal kuartal ketiga 2025, dan saat ini hampir seimbang. Ia percaya bahwa berkurangnya kondisi undervalued pada dolar AS adalah hal yang positif bagi mata uang tersebut.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Mengapa saham teknologi "semakin naik semakin murah"? Didukung lonjakan valuasi oleh 80% keuntungan, jika ekspektasi AI gagal akan langsung menjadi mahal

Biasanya, pasar bearish harus menghancurkan harga saham hingga sangat rendah agar saham menjadi lebih murah. Namun, saham teknologi telah menemukan jalan lain.

智通财经2026/08/17 03:26
Mengapa saham teknologi "semakin naik semakin murah"? Didukung lonjakan valuasi oleh 80% keuntungan, jika ekspektasi AI gagal akan langsung menjadi mahal

"Uang pun tak bisa membeli"! Ketidakseimbangan pasokan dan permintaan semakin parah, Indium Fosfat mengalami lonjakan harga terbesar dalam sejarah

Lonjakan permintaan daya komputasi AI mendorong kekurangan serius antara pasokan dan permintaan untuk substrat Indium Phosphide (InP) dan wafer epitaksial, dengan kenaikan harga di kuartal keempat diperkirakan akan melebihi 10%, menjadi lonjakan terbesar dalam satu waktu dalam sejarah, setelah mengalami beberapa putaran kenaikan harga berturut-turut. Keterbatasan kapasitas produksi substrat hulu sulit untuk segera diatasi, sehingga ketidakseimbangan antara pasokan dan permintaan sulit terselesaikan dalam waktu dekat. Pemasok secara langsung menyatakan bahwa meskipun perusahaan bersedia membayar lebih tinggi, belum tentu bisa mendapatkan pasokan.

华尔街见闻2026/08/17 00:51