Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesStocksEarnInstitusiAI & Lainnya
IHSG Anjlok, Ketua Hipmi: Ekonomi Indonesia Tidak Tamat

IHSG Anjlok, Ketua Hipmi: Ekonomi Indonesia Tidak Tamat

Liputan6Liputan62026/10/17 07:42
Oleh:Liputan6
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Ade Jona Prasetyo.

Liputan6.com, Jakarta -
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Ade Jona Prasetyo mengajak masyarakat, investor, dan pelaku usaha tetap optimistis menyikapi anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG) pada perdagangan Jumat kemarin.

Menurut dia, gejolak pasar saham dalam satu hari tidak serta-merta menggambarkan kondisi perekonomian Indonesia secara keseluruhan.

"IHSG boleh anjlok hari ini, tetapi bukan berarti ekonomi Indonesia tamat," kata Ade Jona dikutip dari Antara, Sabtu (17/10/2026).

Ade menilai Indonesia masih memiliki fondasi ekonomi, potensi pasar, serta kekuatan sektor riil yang perlu dijaga dan dikembangkan. Karena itu, tekanan di pasar modal sebaiknya disikapi dengan tenang agar tidak memicu kepanikan berlebihan.

"Kita tidak boleh kehilangan optimisme hanya karena gejolak pasar dalam satu hari. Indonesia memiliki potensi ekonomi yang besar, pengusaha yang tangguh, dan peluang investasi yang masih sangat luas. Yang dibutuhkan sekarang adalah ketenangan, kepercayaan, dan kerja bersama," ujar Ade Jona.

Ia menjelaskan, pergerakan pasar modal dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari perkembangan ekonomi global hingga sentimen investor dan kondisi pasar keuangan.

Menurut Ade, masyarakat perlu melihat gejolak IHSG secara proporsional. Fluktuasi indeks saham merupakan bagian dari dinamika pasar dan tidak dapat dijadikan satu-satunya tolok ukur untuk menilai prospek ekonomi nasional.

 

Hipmi Dukung Langkah Pemerintah Jaga Stabilitas Pasar

Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Hipmi) Ade Jona Prasetyo.

Ade Jona menegaskan, Hipmi mendukung upaya pemerintah bersama otoritas keuangan untuk menjaga stabilitas pasar, memperkuat kepercayaan investor, dan memastikan aktivitas ekonomi tetap berjalan.

Menurut dia, situasi pasar yang bergejolak membutuhkan koordinasi antarpemangku kepentingan serta kebijakan yang mampu memberikan kepastian bagi dunia usaha.

"Kami percaya pemerintah memiliki komitmen kuat untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dalam situasi seperti ini, yang diperlukan bukan saling menyalahkan atau membangun ketakutan, melainkan memperkuat koordinasi, menghadirkan kebijakan yang tepat, dan memberikan kepastian kepada dunia usaha. Hipmi mendukung langkah-langkah pemerintah untuk menjaga kepercayaan pasar," kata dia.

Ia juga mengingatkan agar tekanan di pasar saham tidak mendorong masyarakat mengambil keputusan berdasarkan kepanikan. Kepercayaan investor dan pelaku usaha, menurutnya, perlu dijaga agar kegiatan ekonomi tetap berjalan.

Bagi dunia usaha, kepastian kebijakan dan stabilitas ekonomi menjadi faktor penting dalam menentukan rencana investasi maupun pengembangan bisnis. Karena itu, respons pemerintah dan otoritas keuangan terhadap gejolak pasar turut menjadi perhatian pelaku usaha.

 

Sektor Riil dan UMKM Jadi Penopang Ekonomi

Ade Jona menilai kekuatan ekonomi Indonesia tidak hanya tercermin dari pergerakan IHSG. Aktivitas industri, perdagangan, konsumsi masyarakat, investasi produktif, serta perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga berperan penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi.

Menurut dia, selama sektor riil terus diperkuat, investasi didorong, dan kesempatan kerja diperluas, Indonesia masih memiliki ruang untuk mempertahankan momentum pertumbuhan.

"Ekonomi Indonesia jauh lebih besar daripada angka yang bergerak di layar bursa. Ada jutaan pelaku UMKM, pekerja, industri, dan pengusaha yang setiap hari terus menggerakkan perekonomian. Inilah kekuatan yang harus kita jaga. Jangan sampai kepanikan sesaat membuat kita melupakan potensi besar bangsa sendiri," kata Ade Jona.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya melihat perekonomian dari berbagai indikator, bukan hanya kinerja pasar saham. Pergerakan IHSG memang dapat mencerminkan sentimen investor terhadap prospek perusahaan tercatat, tetapi tidak menggambarkan seluruh aktivitas ekonomi nasional.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!