Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Lonjakan yen semalam memicu spekulasi intervensi, data pekerjaan Amerika Serikat menjadi fokus pasar

Lonjakan yen semalam memicu spekulasi intervensi, data pekerjaan Amerika Serikat menjadi fokus pasar

智通财经智通财经2026/09/03 01:16
Tampilkan aslinya
1. Yen Jepang terhadap dolar AS pada sesi awal Asia hari Kamis stabil di sekitar 158,65, setelah sempat naik sekitar 0,9% pada malam sebelumnya, memicu spekulasi bahwa otoritas Jepang mungkin melakukan intervensi. Meski beberapa trader mencurigai pergerakan ini terkait intervensi resmi, analis Commonwealth Bank of Australia berpendapat bahwa kenaikan tersebut belum cukup untuk menjadi jejak intervensi yang jelas, kemungkinan lebih merupakan penyesuaian spontan pasar terhadap ekspektasi arah suku bunga. Namun, Kementerian Keuangan Jepang baru-baru ini telah beberapa kali menyatakan kekhawatiran atas fluktuasi nilai tukar yang berlebihan, sehingga pasar tetap waspada terhadap kemungkinan intervensi yang dapat terjadi kapan saja.2. Penguatan yen Jepang menekan dolar AS, di mana indeks dolar turun ke sekitar 99,54 setelah sempat menyentuh level tertinggi hampir tiga minggu pada malam sebelumnya. Sebelumnya, pejabat Bank of Japan beberapa kali mengisyaratkan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut, namun selisih suku bunga antara AS dan Jepang masih belum menyempit secara signifikan, sehingga yen belum memperoleh momentum penguatan yang berkelanjutan. Sejak intervensi gabungan akhir Juli, yen telah kehilangan sebagian besar kenaikannya.3. Fokus pasar kini beralih ke laporan ketenagakerjaan non-pertanian AS untuk bulan Agustus yang akan dirilis Jumat. Para analis memperkirakan akan ada tambahan 56 ribu lapangan kerja baru, sedangkan tingkat pengangguran tetap di 4,1%, untuk menilai kesehatan pasar tenaga kerja. Data ini akan secara langsung mempengaruhi ekspektasi kenaikan suku bunga pada pertemuan Federal Reserve bulan September; saat ini harga pasar menunjukkan probabilitas kenaikan suku bunga sekitar 62%. Pernyataan hawkish dari Ketua Federal Reserve, Walsh, di Jackson Hole baru-baru ini telah memperkuat kembali ekspektasi pasar untuk pengetatan dalam jangka pendek. Konflik di Timur Tengah yang terus berlangsung mendorong kenaikan harga minyak dan menekan sentimen risiko, serta memberikan dukungan tertentu bagi dolar sebagai aset safe haven.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!