Hakim Amerika Serikat menolak permintaan Departemen Kehakiman untuk memisahkan bisnis iklan Google
智通财经2026/09/03 01:06Pada hari Rabu, seorang hakim federal menolak permintaan Departemen Kehakiman Amerika Serikat untuk memecah bisnis iklan online Google (GOOG.US). Keputusan ini memiliki arti historis dan secara efektif menandai berakhirnya risiko anti-monopoli bagi Google di bawah Alphabet selama hampir 20 tahun. Pada masa pemerintahan Obama, otoritas penegak hukum Amerika Serikat sudah sempat mempertimbangkan untuk mengajukan gugatan monopoli terhadap Google. Namun, para hakim selalu menentang pemecahan perusahaan, menganggap tindakan tersebut terlalu agresif. Putusan hari Rabu merupakan contoh terbaru. Hakim Amerika Serikat Leonie Brinkema mengambil pendekatan yang lebih hati-hati dalam menentukan sanksi bagi Google. Tahun lalu, ia memutuskan bahwa Google secara ilegal memonopoli pasar iklan online yang kompleks untuk website. Departemen Kehakiman Amerika Serikat berpendapat bahwa memaksa Google menjual platform transaksi iklannya adalah satu-satunya cara untuk membatasi dominasi pasar dan membuka peluang bagi pesaing baru. Namun, Brinkema tidak setuju. Dalam keputusan yang hanya dua halaman, ia memilih opsi lain untuk membatasi kemampuan Google dalam mengontrol penggunaan teknologi iklan oleh para penerbit.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Platina spot menembus $1770 per ons, naik 0,53% hari ini
Kontrak berjangka minyak mentah utama Nymex Amerika menyentuh 91 dolar per barel
Harga tengah USD terhadap RMB dilaporkan sebesar 6.7807, turun 22 poin.