Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Huang Renxun di G20 menyatakan: Nvidia akan menginvestasikan hampir 1 triliun dolar AS di Amerika tahun ini, AI seperti infrastruktur dasar seperti air dan listrik, setiap negara harus membangun.

Huang Renxun di G20 menyatakan: Nvidia akan menginvestasikan hampir 1 triliun dolar AS di Amerika tahun ini, AI seperti infrastruktur dasar seperti air dan listrik, setiap negara harus membangun.

华尔街见闻华尔街见闻2026/09/02 16:01
Tampilkan aslinya

Pada KTT Teknologi G20, Huang Renxun menyatakan bahwa Nvidia akan "menginvestasikan hampir 1 triliun dolar AS hanya dalam infrastruktur Amerika Serikat tahun ini saja." Ia menyamakan AI dengan infrastruktur publik seperti air dan listrik, menyebutnya sebagai "penyeimbang terbesar," dan menekankan bahwa "setiap negara harus membangun infrastruktur sendiri untuk mendukung ekonominya." Ia juga menyerukan agar negara-negara tidak membiarkan ketakutan terhadap AI menguasai opini publik, menyatakan bahwa "tertinggal" adalah hasil terburuk.

CEO Nvidia, Huang Renjun, pada hari Rabu mendesak negara-negara G20 untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kecerdasan buatan, dengan memperingatkan bahwa regulasi berlebihan terhadap AI dapat membuat negara-negara tertinggal. Sementara itu, pemerintahan Trump memanfaatkan KTT ini untuk mempromosikan kerangka tata kelola AI dengan regulasi ringan kepada negara-negara lain.

Dalam G20 Technology Summit, Huang Renjun mengatakan, Nvidia akan "menginvestasikan hampir 1 triliun dolar AS hanya dalam tahun ini untuk infrastruktur di Amerika Serikat", alasannya adalah kebijakan regulasi dan kebijakan energi Amerika Serikat.

Ia membandingkan AI dengan infrastruktur publik seperti air dan listrik, menyebutnya sebagai "penyeimbang terbesar", serta menekankan bahwa "setiap negara perlu membangun infrastruktur untuk mendukung ekonomi mereka."

Pernyataan ini memiliki makna besar bagi pasar. Nvidia pekan lalu sudah memprediksi peningkatan pendapatan tahunan berikutnya akan mencapai 70%, dan setelah pengumuman tersebut harga saham mencatat lonjakan harian terbesar sejak April 2025. Sikap positif Huang Renjun dalam summit ini semakin memperkuat ekspektasi pasar akan ekspansi belanja modal AI global yang berkelanjutan.

Hingga berita ini ditulis, saham Nvidia naik lebih dari 4% pada sesi perdagangan hari Rabu.

Huang Renxun di G20 menyatakan: Nvidia akan menginvestasikan hampir 1 triliun dolar AS di Amerika tahun ini, AI seperti infrastruktur dasar seperti air dan listrik, setiap negara harus membangun. image 0

Kerangka regulasi ringan diperkenalkan, pemerintahan Trump memimpin agenda

KTT kali ini diselenggarakan oleh Amerika Serikat, dan pejabat pemerintahan Trump sedang aktif mendorong anggota G20 untuk menerima pedoman tata kelola AI yang disebut "Carolina Principles".

Dokumen tersebut secara jelas memperingatkan negara-negara agar tidak membentuk badan regulasi khusus untuk AI, melainkan mendorong kolaborasi antara pemerintah dan perusahaan swasta guna bersama-sama menguji teknologi baru.

Dalam percakapan dengan Menteri Perdagangan Amerika Serikat, Howard Lutnick, Huang Renjun lebih lanjut menjelaskan sikapnya soal regulasi. Ia mengatakan, pemerintah seharusnya mengatur "bahaya nyata dan spesifik", bukan "bahaya teoretis dan hipotetik", serta menegaskan bahwa tanggung jawab keamanan produk harus dipegang oleh perusahaan sendiri, bukan oleh pejabat pemerintahan.

"Teknologi ini masih berada pada tahap pembentukan," kata Huang Renjun, "Setiap perusahaan harus sadar akan tanggung jawabnya dalam mengembangkan teknologi secara aman."

Ia juga memperingatkan bahwa, hasil "terburuk" yang mungkin dialami sebuah negara adalah "tertinggal," dan menyerukan kepada masyarakat serta para pembuat kebijakan agar tidak membiarkan ketakutan terhadap AI mendominasi opini publik, melainkan fokus pada potensi AI untuk mendorong kemakmuran ekonomi.

Para raksasa teknologi bersatu, data center jadi isu inti

Banyak eksekutif teknologi yang tampil bersama dalam summit dua hari ini, mendorong pengembangan AI tanpa hambatan. CEO SpaceX, Elon Musk, hadir pada hari Selasa, mengkritik standar regulasi Uni Eropa yang "sangat tinggi" karena dianggap menghambat pertumbuhan, serta menyerukan agar pendekatan terhadap industri baru lebih longgar.

Bahkan Tom Brown, salah satu pendiri dan eksekutif Anthropic yang dikenal mengadvokasi keamanan AI, dalam percakapannya dengan Howard Lutnick menegaskan pentingnya percepatan pembangunan data center global.

Brown mengatakan kepada delegasi G20 bahwa jika negara-negara menghilangkan rintangan dalam pembangunan infrastruktur teknologi, mereka akan menikmati manfaat AI. Ia menyatakan "sangat menyukai" postingan Trump awal pekan ini di media sosial yang mendukung proyek data center, menyebutnya sebagai sumber kemakmuran.

"Ini jelas menjadi bottleneck untuk semua kemajuan kita," kata Brown, "Kita sedang menghadapi kekurangan listrik dan tenaga kerja yang serius, sulit memenuhi kebutuhan AI."

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!