Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Tesla dan Nvidia memimpin "Tujuh Raksasa", perpecahan di antara saham teknologi.

Tesla dan Nvidia memimpin "Tujuh Raksasa", perpecahan di antara saham teknologi.

华尔街见闻华尔街见闻2026/08/31 18:42
Tampilkan aslinya

Setelah penurunan pada hari Jumat lalu, Tesla dan Nvidia menjadi dua satu-satunya saham dari Mag7 yang mengalami rebound pada perdagangan intraday hari Senin. Robot humanoid Tesla Optimus telah resmi memasuki tahap produksi massal di pabrik Fremont, California. Nvidia melanjutkan performa kuatnya setelah laporan keuangan dirilis. Pada hari Senin, imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun menembus 4,75%. Situasi di Timur Tengah yang memanas dan lonjakan harga minyak mendorong pasar untuk semakin bertaruh pada kenaikan suku bunga Federal Reserve.

Setelah mengalami penurunan harga saham pada hari Jumat lalu, Tesla dan Nvidia memimpin rebound pada perdagangan Senin, menjadi dua satu-satunya saham yang naik di antara "Magnificent Seven", menandakan preferensi aliran modal di antara saham teknologi besar semakin terpecah.

Hingga berita ini dimuat, pada perdagangan Senin, saham Tesla naik 5,3%, Nvidia naik 0,9%; Microsoft turun 1,2%, Meta turun 1,5%, Apple turun 1,7%, Amazon turun 2,5%, Alphabet turun 2,7%.

Tesla dan Nvidia memimpin

Di antara mereka, kenaikan Tesla jauh lebih menonjol. Pasar telah mengonfirmasi bahwa robot humanoid Optimus milik Tesla resmi memasuki tahap produksi massal di pabrik Fremont, California. Tonggak teknis penting ini kembali membangkitkan kepercayaan pasar modal pada perombakan valuasi Tesla dari perusahaan otomotif tradisional menjadi "raksasa AI + robot".

Sementara itu, Nvidia melanjutkan kinerja kuatnya pasca penerbitan laporan keuangan. Pada kuartal kedua, pendapatan Nvidia mencatat pertumbuhan tahunan tertinggi dalam dua tahun terakhir, pendapatan pusat data tumbuh 117% secara tahunan, dan margin kotor tetap di 75% seperti kuartal sebelumnya. Pendapatan tahun fiskal berikutnya diperkirakan akan tumbuh 70%, jauh melampaui ekspektasi.

Sebaliknya, logika perdagangan bagi anggota "Magnificent Seven" lainnya cenderung lebih kompleks. Dengan belanja modal AI yang terus meningkat, investor kini lebih memperhatikan apakah investasi besar di bidang AI oleh Microsoft, Google, Meta, dan Amazon dapat menghasilkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang mencukupi.

Pada Jumat lalu, pernyataan hawkish dari anggota The Fed mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga, menyebabkan pasar saham AS turun. Pada Senin, imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun menembus 4,75%, tertinggi sejak Januari 2025, sementara situasi di Timur Tengah yang memanas menyebabkan harga minyak melonjak cepat, mendorong pasar semakin yakin bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!