Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah menargetkan transaksi Harbolnas 2026 meningkat 10% dari realisasi tahun sebelumnya. Airlangga menyebut peningkatan transaksi tersebut dapat memberikan dorongan terhadap aktivitas ekonomi pada akhir tahun.
“"Harbolnas tahun lalu bisa mencapai sekitar Rp 36 triliun dan tahun ini diharapkan bisa naik 10%," kata Airlangga dalam konferensi pers Kick Off Road to Harbolnas 2026 di Kementerian Perdagangan, Kamis (27/8/2026).
Advertisement
Airlangga mengatakan Harbolnas, akan berlangsung pada 10-16 Desember 2026. Pemerintah menilai peningkatan aktivitas perdagangan pada periode tersebut dapat memperkuat pertumbuhan ekonomi kuartal IV sekaligus menjadi pijakan bagi pertumbuhan ekonomi tahun berikutnya.
"Ini menjadi penting untuk pendorong bagi pertumbuhan ekonomi di kuartal keempat," ujar Airlangga.
Sementara itu, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan pemerintah menempatkan Harbolnas sebagai momentum strategis untuk meningkatkan aktivitas ekonomi pada kuartal IV. Budi juga mengatakan Harbolnas dapat meningkatkan daya beli masyarakat menjelang akhir tahun.
"Harbolnas bukan sekadar momentum untuk berbelanja, tetapi juga merupakan momentum strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, khususnya di kuartal keempat,” kata Budi.
Budi mengatakan, pemerintah akan memanfaatkan Harbolnas untuk memperluas akses pasar produk lokal dan UMKM melalui kanal digital. Pemerintah juga akan mengembangkan Harbolnas sebagai kampanye nasional yang melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, platform digital, asosiasi, komunitas, media, dan masyarakat.
“Harbolnas juga menjadi stimulus peningkatan daya beli masyarakat menjelang akhir tahun dan memperluas akses pasar bagi produk lokal serta produk UMKM kita di pasar digital,” ujar Budi.
Kementerian UMKM Dukung Harbolnas
Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan Kementerian UMKM mendukung Harbolnas karena program tersebut dapat membuka ruang pasar bagi produk UMKM. Maman menilai peningkatan penjualan UMKM dapat memperkuat kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian nasional.
“Harbolnas menjadi salah satu ruang pasar bagi UMKM kita agar bisa mulai memasarkan beberapa produk,” kata Maman.
Maman mengatakan pemerintah tetap membutuhkan skema perlindungan bagi UMKM dalam pelaksanaan Harbolnas. Pemerintah menilai perlindungan tersebut penting agar perluasan pasar digital memberikan manfaat bagi pelaku UMKM dalam negeri.
“Kami akan mendukung penuh program ini sebagai bagian dari upaya menumbuhkembangkan dan meningkatkan penjualan UMKM di tanah air,” ujar Maman.
Advertisement
iDea Siapkan 3 Kegiatan
Ketua Umum iDea Budi Primawan mengatakan, pihaknya akan menjalankan rangkaian Road to Harbolnas sejak 27 Agustus hingga awal Desember 2026. iDea menyiapkan tiga kegiatan untuk meningkatkan kesiapan pelaku usaha dan memperluas promosi produk lokal.
“Road to Harbolnas itu terdiri dari tiga bagian, yaitu Goes to Campus, iDea UMKM Workshop, dan pasar online untuk memperkenalkan produk lokal kepada masyarakat lebih luas,” kata Budi Primawan.
Budi Primawan mengatakan program Goes to Campus akan mengenalkan e-commerce sebagai ruang berkreasi, berinovasi, dan berbisnis bagi mahasiswa. Ia juga mengatakan program iDea UMKM Workshop akan membantu UMKM mempersiapkan diri menjadi pedagang daring.
“E-commerce bukan sebagai tempat belanja saja, tetapi juga tempat untuk berkreasi, berinovasi, bahkan melakukan bisnis,” ujar Budi Primawan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6




