web3: Deposit XAUT di Aave meningkat menjadi 76.7 juta dolar
Deposito emas ter-tokenisasi di Aave mengalami peningkatan yang signifikan baru-baru ini. Berdasarkan data dalam artikel, besaran deposito Tether Gold (XAUT) di protokol tersebut telah naik dari sekitar 40 juta dolar AS pada awal Juni menjadi 76,7 juta dolar AS, meningkat sekitar 91,7%. Berdasarkan data saat ini, Aave telah menjadi salah satu skenario utama penggunaan DeFi untuk emas fisik ter-tokenisasi.
XAUT Digunakan untuk Meminjam Stablecoin
Peningkatan ini bukan semata-mata karena token emas disimpan secara pasif di protokol. XAUT kini dapat digunakan sebagai agunan untuk memasuki pasar pinjaman, sehingga pengguna dapat meminjam stablecoin seperti USDT dan USDC sambil tetap mempertahankan eksposur terhadap emas.
Hal ini berarti emas ter-tokenisasi mulai memiliki fungsi sirkulasi dana yang lebih kuat. Beberapa pengguna dapat memperoleh likuiditas sambil tetap memegang aset emas, dan juga dapat mengalokasikan stablecoin yang dipinjam ke strategi on-chain lainnya. Artikel menyebutkan, ketidakpastian global dan harga emas yang tinggi menjadi salah satu latar belakang meningkatnya permintaan.
Namun, peningkatan deposito tidak berarti risikonya hilang. Menggunakan token emas sebagai agunan untuk leverage masih terpengaruh oleh fluktuasi harga aset dasar.
Aktivitas Pinjam Meminjam di Aave Juga Naik
Seiring dengan pertumbuhan deposito XAUT, aktivitas pinjam meminjam secara keseluruhan di Aave juga meningkat. Dalam artikel disebutkan, besaran pinjaman aktif di pasar Aave V4 mendekati 150 juta dolar AS, dengan jumlah pinjaman sebesar 130,9 juta dolar AS dan besaran suplai sebesar 389,1 juta dolar AS.
- Besaran pinjaman stablecoin sekitar 7,4 miliar dolar AS
- Besaran suplai stablecoin sekitar 8,98 miliar dolar AS
- Tingkat utilisasi stablecoin sekitar 82,5%
Tingkat utilisasi yang tinggi biasanya menandakan dana tidak banyak yang menganggur, melainkan terus dipinjam dan digunakan di dalam protokol. Ini juga mencerminkan bahwa permintaan pinjam meminjam di Aave saat ini masih cukup kuat.
Harga AAVE Kembali ke Atas 85 Dolar AS
Selain data on-chain, harga token AAVE juga telah pulih dibandingkan posisi terendah di bulan Juni. Dalam artikel disebutkan, AAVE telah rebound dari level terendah mendekati 60 dolar AS dan kini bertahan di atas 85 dolar AS.

Laporan tersebut juga menyebutkan bahwa area sekitar 108 dolar AS menjadi level resisten yang lebih diperhatikan saat ini, yang sesuai dengan posisi moving average eksponensial 200 hari. Fokus jangka pendek pasar masih pada apakah aktivitas on-chain Aave dapat terus menopang kinerja harga.

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Setelah rumor akuisisi Workday (WDAY.US), KeyBanc mengidentifikasi daftar potensi akuisisi di industri perangkat lunak: HubSpot (HUBS.US) dan Five9 (FIVN.US) termasuk di dalamnya.
Analis KeyBanc percaya bahwa setelah laporan minggu lalu yang menyebutkan Silver Lake Capital sedang bernegosiasi untuk mengakuisisi Workday, perusahaan seperti HubSpot, Five9, Asana, Netskope, dan GitLab berpotensi menjadi target akuisisi berikutnya.

Cerebras (CBRS.US) merilis komputer baru CS-4, menyatakan hasil AI dihasilkan dengan kecepatan beberapa kali lipat dibandingkan Nvidia, menjadi penantang baru bagi Nvidia.
Cerebras Systems Inc. telah meluncurkan sebuah komputer baru bernama CS-4, yang akan tersedia lebih luas pada akhir kuartal ketiga.

Kekurangan listrik di pusat data AI meningkatkan minat pada aset energi tradisional, raksasa investasi swasta KKR (KKR.US) berencana mengakuisisi distributor energi Amerika Serikat UGI (UGI.US) senilai 9.0 miliar dolar.
Dilaporkan bahwa raksasa investasi swasta KKR baru-baru ini mengajukan tawaran akuisisi non-bind untuk distributor gas alam dan listrik UGI Utilities, dengan nilai transaksi sekitar 9 miliar dolar AS.

