Media luar negeri: Hyperliquid kemungkinan akan menjadi token kuat pada tahun 2026
Menurut laporan media asing, di tengah tekanan pada sebagian besar aset kripto di tahun 2026, token asli Hyperliquid, HYPE, tetap menunjukkan kekuatan relatif. Artikel tersebut menyebutkan bahwa peningkatan volume perdagangan dan aktivitas pengguna di platform menjadi alasan utama performa HYPE sepanjang tahun ini, namun pergerakan selanjutnya masih bergantung pada apakah pasar secara keseluruhan akan kembali pulih.
Sempat Mencapai Rekor Tertinggi Dalam Tahun Ini

Berdasarkan data CoinGecko yang dikutip dalam artikel, HYPE sempat naik hingga 76,87 dolar AS pada bulan Juni tahun ini, mencatat rekor tertinggi baru. Meski setelahnya harga turun lebih dari 22% dari puncaknya, token ini tetap dikategorikan sebagai salah satu aset kripto dengan performa terkuat di tahun 2026.
Artikel tersebut menyebutkan, dalam 7 hari terakhir HYPE naik 7,5%, dan dalam 14 hari terakhir naik 9,5%. Di tengah pelemahan mayoritas aset kripto utama, performa ini membuatnya terus menjadi sorotan pasar.
Aktivitas Perdagangan di Platform Memberikan Dukungan
Artikel menilai kenaikan HYPE berkaitan dengan meningkatnya penggunaan platform perdagangan Hyperliquid. Terutama pada awal tahun ini, saat konflik antara Amerika Serikat dan Iran meningkat, sebagian investor beralih menggunakan platform tersebut untuk memperdagangkan kontrak berjangka minyak mentah, yang mendorong pertumbuhan jumlah pengguna di platform.
Disebutkan bahwa Hyperliquid menawarkan perdagangan tanpa henti 24 jam, hal ini menjadi faktor penarik bagi para trader pada saat itu. Sebagai perbandingan, beberapa platform perdagangan tradisional memiliki jam perdagangan yang lebih terbatas.
Pergerakan Selanjutnya Tetap Bergantung Pada Arah Pasar Secara Keseluruhan
Namun, artikel juga menyebutkan bahwa apakah HYPE dapat terus menguat dalam beberapa bulan ke depan di tahun 2026 masih menghadapi kendala eksternal. Saat ini, pasar kripto yang lebih luas masih kekurangan dorongan kenaikan yang jelas, pergerakan Bitcoin masih menjadi indikator utama yang perlu diperhatikan.
Menurut artikel, Bitcoin saat ini menghadapi resistensi kuat pada kisaran 64 ribu hingga 65 ribu dolar AS. Jika Bitcoin berhasil menembus 70 ribu dolar AS, pasar secara keseluruhan mungkin akan mengalami rebound yang lebih signifikan, dan pada saat itu HYPE juga bisa mendapatkan dukungan lebih lanjut.

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
web3: Pi Network akan menyesuaikan biaya pengembangan aplikasi dan subsidi
Dengan bayangan geopolitis yang menyelimuti, 94% dana di Amerika Utara melakukan lindung nilai terhadap risiko mata uang asing hingga mencapai tingkat tertinggi dalam empat tahun terakhir.
Proporsi manajer dana di Amerika Serikat dan Kanada yang memilih melakukan lindung nilai valas telah meningkat menjadi 94%, mencapai level tertinggi setidaknya dalam empat tahun terakhir.

Nomura menurunkan harga target MINISO menjadi 18,9 dolar AS
