Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Insentif Motor Listrik Rp 5 Juta Masih Tunggu Purbaya

Insentif Motor Listrik Rp 5 Juta Masih Tunggu Purbaya

Liputan6Liputan62026/08/18 01:27
Oleh:Liputan6
Motor listrik Alva One. (Septian/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta -
Pemerintah belum bisa menjalankan program insentif motor listrik Rp 5 juta karena masih menunggu penerbitan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memastikan secara teknis sudah siap menjalankan kebijakan tersebut.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan penerbitan aturan tersebut menjadi syarat sebelum program insentif dapat mulai dilaksanakan.

"Kita tunggu ininya ya, PMK-nya ya. Tunggu PMK-nya," ujar Agus dikutip dari Antara, Selasa (18/8/2026).

Agus menjelaskan kewenangan penerbitan PMK berada di Kemenkeu. Sementara itu, Kemenperin sebagai kementerian teknis telah menyiapkan berbagai hal yang diperlukan untuk menjalankan program tersebut.

Meski demikian, Agus belum dapat memastikan kapan insentif motor listrik Rp 5 juta mulai diberlakukan. Menurutnya, waktu pelaksanaan sangat bergantung pada penyelesaian aturan di Kemenkeu.

"Kita udah siap, Kementerian Perindustrian sebagai kementerian teknis udah siap. Kita tunggu PMK-nya aja. Once PMK-nya selesai, baru kita sesuaikan," jelasnya.

Dengan demikian, masyarakat masih harus menunggu hingga PMK diterbitkan sebelum dapat mengetahui secara pasti kapan program insentif motor listrik tersebut mulai berjalan.

 

Merek yang Dapat Insentif

Motor Listrik VinFast Evo (tapdoanxedien)

Agus juga mengungkapkan daftar merek motor listrik yang nantinya berhak memperoleh insentif masih dalam pembahasan pemerintah.

Penentuan merek penerima insentif motor listrik Rp 5 juta dilakukan secara bersama-sama oleh Kemenperin, Danantara Indonesia, dan Kementerian Keuangan.

"Bersama-sama, ada tim. Antara kami, dengan Danantara, dengan Menteri Keuangan juga," imbuh Agus.

Pembahasan tersebut menjadi bagian dari proses finalisasi skema insentif yang akan diterapkan pemerintah. Karena itu, belum seluruh detail program dapat diumumkan kepada masyarakat.

Rencana pemberian insentif motor listrik sebelumnya disampaikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada April 2026. Pemerintah mengusulkan agar program tersebut dapat diberlakukan pada tahun ini.

Program tersebut dirancang untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik sekaligus memperkuat perkembangan industri kendaraan listrik di dalam negeri.

Namun, sebelum diterapkan, pemerintah masih perlu menyelesaikan berbagai ketentuan teknis, termasuk aturan mengenai mekanisme pemberian insentif serta kendaraan yang memenuhi kriteria.

 

Dijalankan Bertahap

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa. (Dok. Kemenkeu)

Purbaya sebelumnya menjelaskan program insentif motor listrik akan disalurkan secara bertahap. Pada tahap awal, pemerintah menargetkan program tersebut dapat mencakup sekitar 6 juta unit sepeda motor.

Meski demikian, rencana tersebut masih berada dalam tahap kajian dan akan dibahas lebih lanjut bersama Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita serta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

Dalam kajian awal, pemerintah mempertimbangkan pemberian subsidi sekitar Rp 5 juta untuk setiap unit motor listrik. Namun, angka tersebut belum final dan masih dapat berubah selama proses penyusunan kebijakan berlangsung.

Jika PMK telah diterbitkan, Kemenperin akan menyesuaikan pelaksanaan program berdasarkan ketentuan yang ditetapkan Kemenkeu.

Dengan demikian, kepastian mengenai waktu pencairan, mekanisme penyaluran, serta merek motor listrik yang dapat memperoleh insentif Rp 5 juta masih menunggu keputusan final pemerintah.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!