Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran berlanjut, Wakil Menteri Luar Negeri Iran mengatakan bahwa "menerima kegagalan" adalah prasyarat untuk membuka kembali selat.

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran berlanjut, Wakil Menteri Luar Negeri Iran mengatakan bahwa "menerima kegagalan" adalah prasyarat untuk membuka kembali selat.

智通财经智通财经2026/08/15 01:16
Tampilkan aslinya
  1. Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Gharibabadi, menyatakan di media sosial bahwa pembukaan dan penutupan Selat Hormuz sepenuhnya berada di bawah kendali Iran. Selama Amerika Serikat tidak menerima kenyataan kekalahan dan terus “terbuai dalam ilusi,” Iran akan tetap melanjutkan blokade. Ia menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak dapat dikendalikan hanya dengan sebuah cuitan, satu kapal induk, atau pidato politik semata. Sementara itu, Presiden AS Donald Trump dalam sebuah rapat umum mengecam Iran sebagai “negara yang sangat jahat” dan meminta warga Amerika untuk bersiap menghadapi harga minyak tinggi yang berkelanjutan.
  2. Data pelayaran menunjukkan, hampir tidak ada pengangkutan minyak mentah yang melewati Selat Hormuz pada hari Jumat, hanya dua kapal non-tanker yang terlihat melintas. Meskipun beberapa kapal mungkin mematikan sistem responder mereka saat melintasi, jumlahnya masih jauh di bawah rata-rata lebih dari 130 kapal per hari sebelum perang. Abu Dhabi National Oil Company dari Uni Emirat Arab menyatakan, dua kapalnya diserang saat melintasi selat pada Kamis malam, dan satu kapal lainnya kembali diserang pada Jumat. Hal ini dilaporkan oleh Emirates News Agency.
  3. Saat ini, rata-rata harga bensin di Amerika Serikat sekitar $4,08 per galon, naik 29% dibanding tahun lalu, yang mendorong inflasi dan menimbulkan ketidakpuasan di kalangan pemilih. Kontrak berjangka minyak mentah Brent dan WTI masing-masing naik 7,76% dan 6,9% pada minggu ini. Presiden Iran, Pezeshkian, menyalahkan inflasi tinggi pada blokade pelabuhan dan sanksi minyak oleh Amerika Serikat, sementara pihak AS mengancam akan meningkatkan tekanan ekonomi.
  4. Menlu Iran Araghchi menyatakan bahwa keputusan untuk melanjutkan negosiasi dengan Amerika Serikat belum diambil, dan upaya mediasi oleh Qatar dan Pakistan “tidak berarti perundingan.” Konflik kawasan masih terus berkembang: Pemerintah Yaman menyatakan bahwa kelompok Houthi menembakkan enam rudal balistik ke pelabuhan Mocha di Laut Merah yang menewaskan empat warga sipil; sementara Houthi mengklaim melakukan serangan drone ke fasilitas minyak milik Aramco di Najran, Arab Saudi.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!