Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
RI Simpan Potensi Logam Tanah Jarang, Sucofindo Ambil Peran Identifikasi

RI Simpan Potensi Logam Tanah Jarang, Sucofindo Ambil Peran Identifikasi

Liputan6Liputan62026/07/29 10:15
Oleh:Liputan6
Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman.

Liputan6.com, Jakarta -
Indonesia disebut menyimpan potensi Logam Tanah Jarang (LTJ) atau rare earth yang sangat besar. PT Sucofindo (Persero) menegaskan keterlibatannya dalam mengidentifikasi potensi strategis tersebut.

Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman, menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi cadangan Logam Tanah Jarang yang diperkirakan mencapai 350 ribu ton Rare Earth Oxides (REO). Menurutnya, potensi tersebut perlu dikelola melalui penguatan tata kelola dan hilirisasi agar mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi perekonomian nasional.

"Logam Tanah Jarang harus dipahami sebagai pembangunan rantai nilai industri nasional, bukan sekadar aktivitas pertambangan. Nilai tambah terbesar justru tercipta setelah proses pemisahan, pemurnian, hingga menjadi komponen industri berteknologi tinggi," kata Dudung dalam Rapat Koordinasi Tata Kelola Ekspor Mineral Kritis dan Logam Tanah Jarang, mengutip keterangan resmi, Rabu (29/7/2026).

Melalui pengembangan strategi identifikasi mineral ikutan—termasuk Rare Earth Elements (REE) dan unsur radioaktif—Sucofindo mendorong proses verifikasi yang semakin komprehensif, akurat, dan akuntabel guna mendukung hilirisasi mineral serta meningkatkan daya saing industri nasional.

Di samping identifikasi LTJ, Sucofindo turut memperkuat sistem verifikasi ekspor mineral yang lebih efektif, transparan, dan terintegrasi guna mendukung peningkatan daya saing industri pertambangan nasional.

"Kehadiran Danantara dan Badan Pengaturan BUMN melalui transformasi tata kelola, bisnis, finansial, serta pengembangan SDM telah menghadirkan model bisnis, operasi, dan budaya kerja baru yang mendorong BUMN menuju kinerja kelas dunia," ujar Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, usai bertemu manajemen Sucofindo.

 

Dukung Agenda Pembangunan Nasional

Ilustrasi logam tanah jarang (LTJ) atau unsur logam langka adalah kumpulan 17 unsur kimia pada tabel periodik, terutama 15 lantanida ditambah skandium dan itrium. (By AI) 

Melihat dua mandat tersebut, Direktur Utama Sucofindo, Sandry Pasambuna, berkomitmen menyediakan layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) yang profesional dan terpercaya.

"Sucofindo akan terus mendukung agenda pembangunan nasional melalui penguatan layanan verifikasi, inspeksi, pengujian, dan sertifikasi guna meningkatkan transparansi, kepatuhan, serta kredibilitas tata kelola sektor mineral maupun sektor strategis lainnya," tuturnya.

Ia menambahkan bahwa transformasi perusahaan terus diarahkan pada penguatan tata kelola, percepatan adopsi teknologi, peningkatan kualitas layanan, serta perluasan jaringan operasional agar mampu menjawab kebutuhan industri yang semakin dinamis.

"Melalui kolaborasi, inovasi, dan penguatan kapabilitas, kami optimistis SUCOFINDO dapat terus memberikan nilai tambah bagi pembangunan nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global," tutup Sandry.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!