Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Cekungan Ordos menemukan ladang gas batubara dalam besar di kedalaman, dengan cadangan terbukti sebesar 53,7 miliar meter kubik

Cekungan Ordos menemukan ladang gas batubara dalam besar di kedalaman, dengan cadangan terbukti sebesar 53,7 miliar meter kubik

智通财经智通财经2026/07/25 08:11
Tampilkan aslinya

Pada hari ini (25), seorang wartawan memperoleh informasi dari Yanchang Petroleum Group bahwa cadangan geologi yang telah terbukti di Lapangan Gas Metana Batubara Yandong yang berlokasi di Cekungan Ordos telah mencapai 53,7 miliar meter kubik, dan cadangan terkait telah disetujui serta didaftarkan oleh Kementerian Sumber Daya Alam. Penemuan ini menandai kemajuan besar yang telah dicapai Tiongkok dalam eksplorasi sumber daya tak konvensional pada kedalaman yang tinggi. (CCTV News)

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Pergerakan pasar saham AS | Saham konsep chip penyimpanan naik secara umum, Sandisk (SNDK.US) naik 6%

Pada hari Senin, saham konsep chip penyimpanan mengalami kenaikan secara umum, dengan Sandisk (SNDK.US) naik 6%.

智通财经2026/08/17 13:51
Pergerakan pasar saham AS | Saham konsep chip penyimpanan naik secara umum, Sandisk (SNDK.US) naik 6%

AstraZeneca (AZN.US)/Daiichi Sankyo ADC berhasil dalam penelitian fase III pengobatan lini pertama kanker paru-paru

Pada 17 Agustus, AstraZeneca (AZN.US) dan Daiichi Sankyo bersama-sama mengumumkan bahwa studi fase III DESTINY-Lung04 yang mengevaluasi monoterapi Enhertu (Trastuzumab Deruxtecan) sebagai lini pertama pengobatan untuk kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC) telah mencapai hasil positif tingkat tinggi.

智通财经2026/08/17 12:56
AstraZeneca (AZN.US)/Daiichi Sankyo ADC berhasil dalam penelitian fase III pengobatan lini pertama kanker paru-paru