Peran obligasi sebagai penopang semakin memudar, investor beralih ke komoditas dan aset fisik untuk melindungi diri dari inflasi.
⑴ Investor Amerika Serikat yang sebelumnya mengandalkan obligasi untuk meredam penurunan pasar saham kini mulai beralih ke komoditas, infrastruktur, kredit privat, dan kelas aset lain yang sensitif terhadap inflasi guna menghadapi risiko inflasi yang terus berlanjut. Penyebab utamanya adalah efektivitas obligasi sebagai penyeimbang portofolio telah tergerus oleh berbagai faktor.⑵ Inflasi tetap tinggi, besarnya pinjaman pemerintah, meningkatnya ketidakpastian kebijakan, serta fenomena penurunan saham dan obligasi yang terjadi bersamaan, semuanya turut melemahkan fungsi lindung nilai dari pendapatan tetap. Saat ini inflasi konsumen Amerika memang sudah turun ke sekitar 3,5%, namun ketegangan antara Amerika dan Iran dapat kembali meningkatkan tekanan harga melalui kenaikan harga minyak.⑶ Baru-baru ini, beberapa institusi menurunkan bobot pendapatan tetap dalam portofolio 60/40 dari 40% menjadi 31%, serta untuk pertama kalinya dalam 15 tahun mengalokasikan 6% ke komoditas. Alasannya adalah obligasi tidak memberikan perlindungan penurunan yang cukup saat adanya aksi jual di pasar saham, sementara institusi tersebut juga beralih dari strategi pasif ke strategi aktif seperti CLO, MBS, dan obligasi hasil tinggi untuk memperluas sumber pendapatan.⑷ Ketika tingkat inflasi terus berada di atas sekitar 2,7%, korelasi antara saham dan obligasi biasanya berubah menjadi positif, yang berarti keduanya bergerak searah sehingga efek diversifikasi melemah; hanya saat terjadi resesi ekonomi obligasi pemerintah Amerika masih berfungsi sebagai aset pelindung, sedangkan obligasi dengan durasi lebih dari lima tahun menghadapi banyak faktor negatif dan kurang mendapat dukungan.⑸ Dalam konteks ini, deglobalisasi, hambatan rantai pasok dan meningkatnya belanja pertahanan sedang membentuk kembali logika investasi. Pengaruh kebijakan fiskal kini melampaui kebijakan moneter, beberapa institusi mengarahkan kliennya untuk beralih dari pendapatan tetap di pasar maju ke portofolio perlindungan nilai yang terdiri dari komoditas, emas, real estat, dan infrastruktur, sehingga aset riil kini menjadi destinasi utama dana.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!