Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Konflik di Timur Tengah memicu kenaikan harga minyak mendekati seratus dolar, dan imbal hasil obligasi utama mencapai level tertinggi dalam periode terbaru.

Konflik di Timur Tengah memicu kenaikan harga minyak mendekati seratus dolar, dan imbal hasil obligasi utama mencapai level tertinggi dalam periode terbaru.

智通财经智通财经2026/07/23 09:52
Tampilkan aslinya
⑴ Pada sesi perdagangan Eropa hari Kamis, imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun Amerika Serikat dan Inggris secara bersamaan naik ke level tertinggi dalam dua bulan, sementara imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun Jerman mencapai level tertinggi sejak 2011, didorong oleh konflik militer di Timur Tengah yang mendorong harga Brent mendekati 100 dolar AS per barel. ⑵ Kenaikan harga minyak yang berkelanjutan semakin meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap inflasi yang berulang, sehingga investor mulai melakukan repricing atas potensi risiko bank sentral utama mempertahankan kebijakan ketat atau bahkan menaikkan suku bunga lebih lanjut. Sejumlah institusi menyatakan bahwa dinamika pasar energi sangat jelas mencerminkan bagaimana risiko geopolitik dengan cepat menular ke ekspektasi inflasi dan jalur suku bunga. ⑶ Imbal hasil obligasi pemerintah 10 tahun Jerman naik menjadi sekitar 3,21%, Amerika Serikat menjadi sekitar 4,68%, Inggris menjadi sekitar 5,09%, dan harga Brent pada hari tersebut naik hampir 3,8%. Sejak awal Juli ketika Amerika Serikat mengumumkan bahwa perjanjian jeda tembak gagal, harga minyak kembali memasuki tren naik. ⑷ Militer Amerika Serikat terus melakukan serangan terhadap Iran, dan kelompok Houthi mengklaim telah menyerang dua kapal tanker minyak Saudi di Laut Merah. Kekhawatiran pasar atas keamanan Selat Mandeb sebagai jalur pelayaran kunci kedua semakin meningkat. Amerika Serikat sedang menambah pasukan dan peralatan di Timur Tengah untuk menyediakan opsi militer dalam skala yang lebih besar. ⑸ Lonjakan harga minyak membuat Bank Sentral Eropa yang akan segera mengumumkan keputusan suku bunganya menghadapi pertimbangan baru. Pasar secara umum memperkirakan tidak ada perubahan kebijakan pada kali ini, namun probabilitas kenaikan suku bunga pada September meningkat. Minggu depan, Federal Reserve dan Bank Sentral Inggris juga diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap tetapi mungkin memberikan sinyal hawkish. Deutsche Bank memprediksi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin masing-masing pada September dan Desember.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!