Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Yen Jepang jatuh ke titik terendah dalam 40 tahun karena resonansi negatif antara kredibilitas kebijakan dan nilai tukar.

Yen Jepang jatuh ke titik terendah dalam 40 tahun karena resonansi negatif antara kredibilitas kebijakan dan nilai tukar.

智通财经智通财经2026/07/22 13:51
Tampilkan aslinya
⑴ Nilai tukar dolar AS terhadap yen menembus level 163.00, untuk pertama kalinya sejak tahun 1986, menandai titik sejarah baru pada pasangan mata uang terbesar kedua di dunia. Bersamaan dengan keterpurukan yen, para investor internasional terus meragukan kredibilitas kebijakan Tokyo.⑵ Faktor utama pelemahan yen berasal dari penguatan dolar AS; gelombang kedua dari guncangan energi global telah membangkitkan kembali ekspektasi inflasi, mendorong kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS. Sebagian besar mata uang utama melemah terhadap dolar AS, namun Jepang yang mengimpor sekitar 90% energinya—di mana sekitar 95% berasal dari Timur Tengah—menjadikan obligasi pemerintahnya sangat rentan dalam gelombang penjualan obligasi negara maju.⑶ Namun, masalah yang lebih mendalam adalah, sekalipun harga minyak turun drastis selama Mei hingga Juni, yen tetap gagal memanfaatkan kondisi tersebut untuk menguat. Kebijakan terbaru, seperti mendorong dana pensiun untuk meningkatkan alokasi pada aset keuangan domestik yang tampak menguntungkan mata uang lokal, juga hanya memiliki dampak kecil; pasar tidak menerima sinyal-sinyal ini.⑷ Kementerian Keuangan Jepang telah beberapa kali melakukan intervensi pembelian yen sejak 2022, dengan intervensi terakhir senilai sekitar 73 miliar dolar AS dan total sekitar 215 miliar dolar AS. Langkah-langkah ini memang membeli waktu, namun gagal membalikkan tren negatif dan mencerminkan ketidakpuasan mendalam terhadap kombinasi kebijakan Jepang: disiplin fiskal yang longgar dan pengetatan moneter yang kurang agresif. Hubungan ambigu antara keduanya terus memunculkan kekhawatiran atas independensi bank sentral.⑸ Jepang tampaknya terjebak dalam “lingkaran kematian” kebijakan; sektor ekspor semakin sempit. Kecuali terjadi rekonstruksi substansial dalam kerangka kebijakan, posisi lemah yen di tengah tekanan selisih suku bunga dan fundamental ekonomi tidak akan berubah secara signifikan.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!