Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Goldman Sachs: Turki mungkin akan mentolerir percepatan depresiasi lira

Goldman Sachs: Turki mungkin akan mentolerir percepatan depresiasi lira

智通财经智通财经2026/07/20 15:21
Tampilkan aslinya

Ekonom senior Goldman Sachs memperkirakan bahwa Turki akan mengizinkan lira melemah lebih cepat demi memprioritaskan stabilitas neraca pembayaran internasional, alih-alih terus memprioritaskan pengekangan inflasi sebagai tujuan utama. Ekonom Goldman Sachs Clemens Grafe dan Basak Edizgil menulis dalam sebuah laporan bahwa tingkat depresiasi tahunan lira terhadap dolar AS akan berada di kisaran menengah lebih dari 20%, “meski hal ini berarti bahwa laju penurunan inflasi akan melambat.” Mereka menambahkan: “Mengingat stabilitas keuangan bergantung pada pemeliharaan tingkat dedolarisasi saat ini, depresiasi nilai tukar yang lebih cepat berarti suku bunga perlu dipertahankan pada level yang lebih tinggi dari harga pasar saat ini.” Rencana penurunan inflasi Turki saat ini sebagian bertumpu pada apresiasi riil lira, yakni laju depresiasi nominal lira yang lebih rendah dari tingkat inflasi, untuk membantu meredakan tekanan harga. Sejak awal tahun ini, lira telah terdepresiasi sekitar 9% terhadap dolar AS.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Pergerakan pasar saham AS | Saham konsep chip penyimpanan naik secara umum, Sandisk (SNDK.US) naik 6%

Pada hari Senin, saham konsep chip penyimpanan mengalami kenaikan secara umum, dengan Sandisk (SNDK.US) naik 6%.

智通财经2026/08/17 13:51
Pergerakan pasar saham AS | Saham konsep chip penyimpanan naik secara umum, Sandisk (SNDK.US) naik 6%

AstraZeneca (AZN.US)/Daiichi Sankyo ADC berhasil dalam penelitian fase III pengobatan lini pertama kanker paru-paru

Pada 17 Agustus, AstraZeneca (AZN.US) dan Daiichi Sankyo bersama-sama mengumumkan bahwa studi fase III DESTINY-Lung04 yang mengevaluasi monoterapi Enhertu (Trastuzumab Deruxtecan) sebagai lini pertama pengobatan untuk kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC) telah mencapai hasil positif tingkat tinggi.

智通财经2026/08/17 12:56
AstraZeneca (AZN.US)/Daiichi Sankyo ADC berhasil dalam penelitian fase III pengobatan lini pertama kanker paru-paru