Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Sopan tapi Menohok, Cerita Prabowo Lobi Bos Inpex soal Blok Masela

Sopan tapi Menohok, Cerita Prabowo Lobi Bos Inpex soal Blok Masela

Liputan6Liputan62026/07/20 12:51
Oleh:Liputan6
Presiden Prabowo Subianto pidato sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (20/7/2026). (Tangkapan layar video sekretariat kabinet).

Liputan6.com, Jakarta -
Presiden Prabowo Subianto membagikan kisahnya saat melobi petinggi Inpex Corporation, perusahaan asal Jepang yang memegang proyek gas jumbo Blok Abadi Masela. Dia pun tak segan mengultimatum jika ada proyek yang tidak jalan, padahal sudah mengantongi izin.

Prabowo mengungkapkan, proses melobi bos Inpex tersebut dilakukan dengan sopan. Poinnya, dia meminta pihak Jepang untuk memulai proyek gas jumbo di Timur Indonesia tersebut.

"Proyek Abadi Masela, 28 tahun mangkrak. Saya berangkat ke Tokyo, saya ketemu pimpinan perusahaan-perusahaan Jepang itu, Inpex ya, Inpex. Saya sampaikan dengan baik dan sopan, 'Saudara masih berminat nggak? Kalau saudara tidak berminat, saya akan alokasi, saya akan tunjuk perusahaan lain,' sopan tapi tegas," ungkap Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7/2026).

Dia mengatakan, tak mungkin memberikan ultimatum kepada mitra proyek tersebut. Dia memperhalusnya dengan menyebut sebuah imbauan.

"Ya sebagai bangsa Indonesia yang ramah, nggak mungkin kita kasih ultimatum kan? Bukan ultimatum itu, imbauan. Benar itu, 'Yang Mulia, apakah Jepang masih berminat? Masalahnya bangsa Indonesia sangat butuh energi, sangat butuh devisa'," tutur dia.

Ancam Cabut Izin

Proyek Lapangan Gas Abadi di Blok Masela, yang ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) oleh Pemerintah Indonesia. (Dok SKK Migas)

Namun, setelah kembali ke Tanah Air, Prabowo memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia untuk mencabut izin proyek yang tidak jalan, padahal sudah mengantongi izin.

"Habis itu pulang-pulang ya, kalau Menteri ESDM boleh saya tekan-tekan ya enggak apa-apa lah ya. Saya bilang, 'Menteri ESDM, enam bulan tidak ada kegiatan, cabut!'," tegasnya.

Dia juga kemudian meminta proyek dengan hak guna usaha (HGU), serta hak guna bangunan (HGB) untuk ikut dicabut jika tidak bergerak dalam dua tahun. "Sekarang kita tidak toleransi HGU, HGB, IUP, izin kita beri, dua tahun tidak ada kegiatan, cabut!," imbuh Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!