Mitsubishi UFJ: Kenaikan harga minyak dapat menekan mata uang Asia, khususnya baht Thailand dan rupee India yang sangat sensitif
智通财经2026/07/20 02:11- Analis mata uang Mitsubishi UFJ Financial Group menunjukkan bahwa harga minyak mengalami rebound akibat peningkatan premi risiko geopolitik dan penurunan arus kapal tanker di Selat Hormuz, yang dapat memberikan tekanan pada mata uang Asia.
- Baht Thailand dan Rupee India menunjukkan sensitivitas yang lebih tinggi terhadap rebound harga minyak, di mana nilai tukar kedua mata uang tersebut terhadap dolar AS turun sekitar 1% minggu lalu.
- Para analis berpendapat bahwa risiko penurunan Baht Thailand masih mendominasi, terutama dengan latar belakang memburuknya neraca pembayaran internasional Thailand.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Mengucapkan selamat tinggal pada kegelisahan "devaluasi daya komputasi"! Generasi lama GPU dari penyedia cloud baru berpeluang bertahan hingga tahun 2029. Bank of America Securities tetap memberikan peringkat "beli" untuk CoreWeave (CRWV.US) dan Nebius (NBIS.US).
Bank of America Securities menyatakan bahwa laporan keuangan terbaru dari CoreWeave (CRWV.US) dan Nebius (NBIS.US) menunjukkan bahwa industri layanan cloud baru (Neocloud) sedang memperoleh manfaat dari "dinamika harga yang semakin menguntungkan".

Pergerakan pasar saham AS | Saham konsep chip penyimpanan naik secara umum, Sandisk (SNDK.US) naik 6%
Pada hari Senin, saham konsep chip penyimpanan mengalami kenaikan secara umum, dengan Sandisk (SNDK.US) naik 6%.

AstraZeneca (AZN.US)/Daiichi Sankyo ADC berhasil dalam penelitian fase III pengobatan lini pertama kanker paru-paru
Pada 17 Agustus, AstraZeneca (AZN.US) dan Daiichi Sankyo bersama-sama mengumumkan bahwa studi fase III DESTINY-Lung04 yang mengevaluasi monoterapi Enhertu (Trastuzumab Deruxtecan) sebagai lini pertama pengobatan untuk kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC) telah mencapai hasil positif tingkat tinggi.
