Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Ekspor minyak mentah dari Teluk mengalami kenaikan sebelum menurun: rebound pada paruh pertama Juli, namun lalu lintas di Selat Hormuz turun drastis.

Ekspor minyak mentah dari Teluk mengalami kenaikan sebelum menurun: rebound pada paruh pertama Juli, namun lalu lintas di Selat Hormuz turun drastis.

智通财经智通财经2026/07/19 23:21
Tampilkan aslinya
(1) Data pelayaran menunjukkan bahwa selama paruh pertama Juli, ekspor minyak mentah dan kondensat dari lima negara: Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Irak, Kuwait, dan Iran melonjak tajam, dengan rata-rata harian sekitar 12 juta barel (data Kpler), naik sekitar 16% dibandingkan rata-rata harian sepanjang Juni; perkiraan lembaga lain, Vortexa, bahkan lebih tinggi yaitu 13,06 juta barel/hari. Di antara negara-negara tersebut, Arab Saudi, Iran, dan Irak merupakan penyumbang utama kenaikan ekspor, sementara ekspor Uni Emirat Arab turun dari rekor tertinggi pada Juni.(2) Lonjakan ekspor kali ini terutama didorong oleh tercapainya kesepakatan sementara antara Amerika Serikat dan Iran pada pertengahan Juni, di mana kedua pihak sepakat untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mencari solusi untuk mengakhiri konflik, sehingga mengurangi kekhawatiran pasokan dan sempat memicu penurunan harga minyak. Namun, kedua pihak kemudian berselisih mengenai pengelolaan selat tersebut, sehingga kesepakatan itu runtuh pada awal Juli dan konflik kembali meningkat.(3) Dengan pecahnya kembali konflik, pelayaran kapal tanker minyak melalui Selat Hormuz menjadi jelas melambat. Data pelayaran menunjukkan bahwa pada hari Kamis hanya ada tiga tanker minyak komersial yang melintas, menjadi volume lintasan harian terendah sejak Mei. Analis mencatat, perlambatan pengiriman akan memaksa negara produsen minyak memangkas produksi, yang selanjutnya akan menurunkan volume pengapalan. Meski ekspor meningkat pada paruh pertama Juli, jumlahnya tetap sekitar 32% lebih rendah dari rekor sebelum perang pada Februari (17,6 juta barel/hari).(4) Di saat yang sama, ancaman baru terhadap pasokan muncul: menurut sumber, Iran telah memerintahkan kelompok Houthi Yaman untuk segera memblokir jalur pengiriman minyak di Laut Merah jika Amerika Serikat menyerang fasilitas listrik Iran. Sebagai langkah antisipasi, Arab Saudi telah mengalihkan sebagian besar ekspor energinya ke Pelabuhan Yanbu di Laut Merah, dengan 75% dari 5,29 juta barel/hari ekspor negara tersebut sejak Juli dikirim melalui pelabuhan tersebut. Risiko terhadap pasokan energi global terus meningkat.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Pergerakan pasar saham AS | Saham konsep chip penyimpanan naik secara umum, Sandisk (SNDK.US) naik 6%

Pada hari Senin, saham konsep chip penyimpanan mengalami kenaikan secara umum, dengan Sandisk (SNDK.US) naik 6%.

智通财经2026/08/17 13:51
Pergerakan pasar saham AS | Saham konsep chip penyimpanan naik secara umum, Sandisk (SNDK.US) naik 6%

AstraZeneca (AZN.US)/Daiichi Sankyo ADC berhasil dalam penelitian fase III pengobatan lini pertama kanker paru-paru

Pada 17 Agustus, AstraZeneca (AZN.US) dan Daiichi Sankyo bersama-sama mengumumkan bahwa studi fase III DESTINY-Lung04 yang mengevaluasi monoterapi Enhertu (Trastuzumab Deruxtecan) sebagai lini pertama pengobatan untuk kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC) telah mencapai hasil positif tingkat tinggi.

智通财经2026/08/17 12:56
AstraZeneca (AZN.US)/Daiichi Sankyo ADC berhasil dalam penelitian fase III pengobatan lini pertama kanker paru-paru