Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnWawasanSelengkapnya
Bank of America: Saham AS menunjukkan sinyal peringatan mirip dengan era gelembung internet, "risiko guncangan" sedang terakumulasi

Bank of America: Saham AS menunjukkan sinyal peringatan mirip dengan era gelembung internet, "risiko guncangan" sedang terakumulasi

BlockBeatsBlockBeats2026/07/16 02:04
Tampilkan aslinya

BlockBeats melaporkan pada 16 Juli bahwa Bank of America menyatakan pasar saham AS saat ini menunjukkan sinyal lain yang mirip dengan periode gelembung internet. Pada hari Selasa, bank tersebut menunjukkan bahwa pasar sedang menghadapi "risiko guncangan" baru, karena terdapat fenomena divergensi yang perlu diwaspadai: volatilitas saham individual terus meningkat, sedangkan volatilitas indeks pasar secara keseluruhan tetap relatif stabil, meskipun terjadi rotasi dana di antara saham teknologi.


Laporan yang dirilis Chicago Board Options Exchange (CBOE) pada Juni menunjukkan bahwa kesenjangan antara indeks volatilitas saham konstituen S&P 500 (VIXEQ) dan indeks volatilitas VIX telah melebar ke level tertinggi dalam sejarah. VIXEQ digunakan untuk mengukur volatilitas saham-saham konstituen S&P 500 secara individual, sementara VIX dianggap sebagai "indeks ketakutan" yang mengukur volatilitas pasar secara keseluruhan. Hingga Selasa, VIXEQ berada di sekitar 50 poin, naik sekitar 46% sejak awal tahun ini; sebagai perbandingan, VIX sekitar 16 poin, hanya naik sekitar 13% tahun ini.


Tim riset derivatif saham global Bank of America menyatakan, fenomena divergensi serupa pernah muncul menjelang pecahnya gelembung internet. Saat ini, indikator volatilitas saham individual yang mereka lacak telah kembali ke level yang sama dengan periode sebelum gelembung pecah saat itu. Para analis menuliskan: "Kesenjangan antara volatilitas saham individual dan indeks hampir mencapai level ekstrem pada periode gelembung internet. Risiko guncangan pasar benar-benar ada."


Mereka menunjukkan bahwa volatilitas indeks tetap berada di level rendah, sehingga memperlebar divergensi historis ini. Jika di masa depan tidak hanya harga saham yang naik tetapi valuasi juga semakin memasuki zona gelembung, maka divergensi ini bahkan mungkin melebihi level ekstrem pada masa gelembung internet. Selain itu, Bank of America juga mengingatkan bahwa pasar saham AS sedang memasuki fase musiman dengan performa yang lebih lemah. Data historis menunjukkan bahwa periode Mei hingga Oktober biasanya merupakan enam bulan terlemah bagi pasar saham AS setiap tahunnya.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!