JPMorgan menyarankan untuk menutup posisi spread obligasi pemerintah AS jangka panjang dan menunggu data CPI serta kesaksian Waller
Menurut laporan Golden Ten Data pada 14 Juli, para analis strategi JPMorgan menyarankan agar para investor menutup posisi pada perdagangan perataan imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun hingga 30 tahun sebelum data CPI Amerika Serikat dirilis dan sebelum Ketua Federal Reserve Powell memberikan kesaksian pertamanya di Kongres, guna mengantisipasi risiko peristiwa yang akan datang. Para analis dalam laporan tersebut menyatakan: “Dipengaruhi oleh ketegangan geopolitik yang kembali meningkat serta pernyataan bernada hawkish dari pejabat Federal Reserve, imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka pendek naik 6 basis poin, dan kurva imbal hasil menjadi lebih datar sebesar 3 basis poin.” Laporan tersebut menyoroti bahwa Gubernur Federal Reserve Waller telah mengungkapkan kekhawatiran bahwa inflasi tinggi baru-baru ini dapat mengakar pada ekspektasi inflasi pasar. Waller menyatakan bahwa jika data CPI yang akan dirilis nanti terus menunjukkan tekanan inflasi inti tetap kuat, Federal Reserve ‘perlu mempertimbangkan pengetatan kebijakan moneter dalam waktu dekat.’
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
