Waller: Jika gelembung AI pecah atau terjadi koreksi besar, lingkungan keuangan akan mengalami perubahan signifikan
BlockBeats melaporkan pada 14 Juli bahwa Gubernur Federal Reserve Waller menyatakan, jika gelembung aset terkait kecerdasan buatan (AI) pecah atau terjadi koreksi pasar secara signifikan, kondisi keuangan akan mengalami "perubahan yang cukup besar".
Waller menyampaikan bahwa ia tidak ingin Federal Reserve menaikkan suku bunga terlalu dini untuk menghindari memicu resesi ekonomi, namun juga menekankan agar tidak mengulangi kesalahan pada tahun 2021 yang lambat merespon inflasi. Ia menilai pasar tenaga kerja saat ini tetap stabil, dan ada "alasan yang kredibel" untuk percaya bahwa inflasi dapat terus menurun tanpa perlu pengetatan kebijakan lebih lanjut.
Namun, Waller memperingatkan bahwa hanya mengandalkan ekspektasi pasar terhadap penurunan inflasi tidak cukup untuk mendukung Federal Reserve tetap bersikap wait and see. Jika menunggu sampai kepercayaan pasar menurun baru mengambil tindakan, Federal Reserve mungkin harus menaikkan suku bunga dengan cara yang lebih agresif untuk mengejar inflasi. "Kami tidak dapat menoleransi sikap mengabaikan inflasi sampai benar-benar hilang," ujarnya.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
