Saham teknologi AS sedang mengalami salah satu periode volatilitas paling ekstrem dalam sejarah, dengan rasio volatilitas Nasdaq 100 dan S&P 500 mencapai level tertinggi dalam 23 tahun.
Menurut laporan BlockBeats pada 9 Juli, The Kobeissi Letter menyatakan bahwa saham teknologi sedang mengalami salah satu periode volatilitas terbesar dalam sejarah. Rasio antara Indeks Volatilitas Nasdaq 100 (VXN) dan Indeks Volatilitas S&P 500 (VIX) telah naik menjadi 1,7, level tertinggi dalam 23 tahun terakhir. Ini juga merupakan pertama kalinya sejak 2018 rasio tersebut menembus angka 1,5. Sebagai perbandingan, selama krisis keuangan tahun 2008, puncak indikator ini sekitar 1,6.
Saat ini VXN berada di 28 poin, sementara VIX di 16 poin, yang berarti VIX 43% lebih rendah dibandingkan VXN. VXN telah berada di atas 20 poin selama 5 bulan berturut-turut, waktu terpanjang sejak pasar bearish tahun 2022. Pasar saat ini sedang memperhitungkan risiko volatilitas besar pada saham teknologi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
