Protokol verifikasi terdistribusi KGeN akan membakar 10% dari total pasokan token yang beredar dan memperkenalkan model deflasi.
Foresight News melaporkan bahwa protokol validasi terdistribusi KGeN akan membakar 22 juta token, yang setara dengan 10% dari pasokan yang beredar. Token tersebut berasal dari airdrop yang tidak diklaim serta alokasi node yang tidak terjual. Selain itu, KGeN juga akan menggunakan keuntungan dari setiap kontrak AI baru untuk melakukan pembelian kembali dan pembakaran token KGEN, guna menciptakan mekanisme deflasi token yang berkelanjutan. KGeN menyatakan bahwa pendapatan akan diaudit secara independen dan diverifikasi secara on-chain, sehingga para pemegang token dapat secara transparan melacak hubungan antara pertumbuhan bisnis aktual dan nilai token.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Media asing: DOGE berhasil mempertahankan level dukungan di $0.068


Li Ying Bicoin Chat: Analisis dan Saran Operasi Terbaru untuk BTC dan ETH pada 16 Agustus

Iran mengendalikan Selat Hormuz mempengaruhi strategi Amerika Serikat
