CoW Swap merilis penjelasan terkait insiden serangan: domain mengalami serangan rekayasa sosial, saat ini kontrol atas domain cow.fi telah berhasil dipulihkan
Foresight News melaporkan bahwa CoW Swap mengumumkan telah berhasil merebut kembali kendali atas domain cow.fi, dan telah beroperasi secara normal di cow.finance untuk beberapa waktu. Saat ini, mereka secara bertahap beralih kembali ke domain aslinya. Pihak resmi menyatakan bahwa pada 14 April, penyerang berhasil memperoleh kendali atas domain cow.fi dengan menipu registrar DNS menggunakan dokumen palsu. Penyerang lalu men-deploy situs phishing yang sangat mirip, yang dijalankan dalam dua tahap: pertama, mereka menarik pengguna untuk menandatangani transaksi berbahaya melalui wallet drainer, kemudian mencuri frase sandi dan kata sandi melalui pop-up wallet palsu. Serangan ini menargetkan registrar domain, bukan infrastruktur dasar CoW Swap maupun kebocoran private key. Pengguna yang terdampak dianjurkan untuk membatalkan seluruh otorisasi menggunakan alat seperti Revoke.cash dan mempertimbangkan untuk memindahkan dana ke wallet baru.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
SMTC dan MRVL mendapatkan rekomendasi "beli" dari UBS menjelang laporan keuangan: optimis terhadap potensi AI dalam jangka panjang
SMTC.US dan MRVL.US akan masing-masing mengumumkan hasil kuartal mereka pada 25 Agustus dan 27 Agustus.

Proyek investasi pertama ke Amerika bermasalah? Dikabarkan Amerika menekan Samsung dan SK Hynix untuk membangun pabrik memori di Amerika Serikat, Korea Selatan segera membantah namun menolak mengungkapkan detailnya.
Kantor Kepresidenan Korea Selatan, Cheong Wa Dae, baru-baru ini membantah laporan dari media lokal yang menyebutkan bahwa pemerintah sedang berdiskusi dengan Amerika Serikat untuk menjadikan proyek semikonduktor sebagai proyek investasi pertama di bawah komitmen investasi sebesar 350 miliar dolar Amerika ke AS.

