Bitget membuka jalur latensi rendah akun terpadu LOLA untuk market maker dan pengguna PRO
Foresight News melaporkan bahwa Bitget kini telah membuka akses jalur latensi rendah akun terpadu (LOLA) untuk semua market maker dan pengguna PRO. Pembukaan ini bertujuan untuk menyediakan infrastruktur perdagangan yang lebih stabil dan efisien bagi skenario perdagangan frekuensi tinggi, strategi market making, serta transaksi dalam jumlah besar, sehingga membantu pengguna profesional mendapatkan lingkungan eksekusi berlatensi lebih rendah dan pengalaman trading yang lebih lancar dalam sistem akun terpadu.
Jalur latensi rendah akun terpadu (LOLA) dikembangkan secara independen oleh Bitget, dan merupakan solusi koneksi berperforma tinggi dan latensi rendah yang dirancang untuk tim perdagangan frekuensi tinggi. Sistem ini lebih mampu memenuhi kebutuhan profesional dalam hal kecepatan, stabilitas, dan keandalan pada skenario trading. Dengan mengoptimalkan fluktuasi latensi yang disebabkan oleh lintas wilayah serta masalah akses terminal, LOLA dapat semakin meningkatkan efisiensi pengajuan dan eksekusi order, memberikan jaminan koneksi transaksi yang lebih stabil bagi pengguna profesional.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Kapan penurunan surat utang Amerika Serikat akan berhenti?


Castle Securities: The Federal Reserve's "stand by" raises concerns, long-term US bond yields approach 20-year highs, increasing market risk
Castle Securities menyatakan bahwa Federal Reserve yang enggan untuk memperketat kebijakan moneter lebih lanjut meskipun inflasi tetap jauh di atas target, menyebabkan imbal hasil obligasi pemerintah AS jangka panjang bertahan di level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir, dan hal ini dapat membawa risiko berkelanjutan bagi pasar keuangan yang lebih luas.

Situasi di Timur Tengah kembali memanas! Trump menolak untuk memperpanjang perjanjian gencatan senjata 60 hari antara Amerika dan Iran, serta memperingatkan Oman agar tidak “menghalangi dari tengah”.
Presiden Amerika Serikat, Trump, pada hari Senin menyampaikan pernyataan keras terkait situasi di Iran dan kawasan Teluk.

