Sebuah bursa: Digital RMB yang menghasilkan bunga dapat membuat Amerika Serikat kehilangan keunggulan stablecoin
Odaily melaporkan bahwa sebuah bursa menyatakan bahwa amandemen yang diusulkan terhadap "GENIUS Act" dapat melemahkan posisi Amerika Serikat dalam ekspansi pembayaran digital global. Sementara itu, peluncuran strategis fitur bunga pada digital yuan akan memberikan tekanan baru bagi para pembuat kebijakan AS, karena kerangka kerja berbunga ini dapat menarik pengguna yang mencari imbal hasil, dan dinamika ini dapat membentuk ulang lanskap persaingan, menjadikan digital yuan sebagai pesaing yang lebih jelas bagi produk stablecoin. Bursa tersebut memperingatkan bahwa membatasi opsi imbalan stablecoin dapat mengurangi daya saing stablecoin, sementara aktivitas lobi internal juga memperburuk ketegangan. Bursa tersebut menegaskan bahwa posisi terdepan stablecoin menopang kekuatan dolar AS, dan menyatakan bahwa penyesuaian kebijakan harus mempertimbangkan situasi internasional. Para legislator AS kini menghadapi keputusan yang dapat memengaruhi arah perkembangan tahap berikutnya dari pembayaran digital.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Media luar negeri: Pi Network semakin populer tetapi harga tetap lesu
Bank Ekspor-Impor Korea bekerja sama dengan Glencore: Pendanaan sebesar 1 milyar dolar AS ditukar dengan tembaga, bertaruh pada sumber daya kunci era AI
Lembaga keuangan kebijakan Korea Selatan, Korea Eximbank, baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah mencapai perjanjian pembiayaan strategis senilai total 1 milyar dolar AS dengan raksasa komoditas global Glencore Plc.

