Masuknya jumlah dana yang memecahkan rekor ke dalam spot Bitcoin ETF yang terdaftar di AS pada awal tahun ini telah membentuk ulang ekspektasi untuk pasar cryptocurrency menjelang tahun 2026. Data yang dirilis pada hari Senin menunjukkan arus masuk dana bersih harian tertinggi yang pernah tercatat sejak Oktober. Peralihan investor institusi ke produk investasi yang diatur telah memengaruhi psikologi pasar bersamaan dengan pergerakan harga. Perkembangan ini dianggap sebagai indikator konkret meningkatnya selera risiko pada awal tahun.
Catatan Arus Modal ke Spot Bitcoin ETF Membentuk Prospek Pasar
Spot Bitcoin ETF Menarik Arus Masuk Besar
Spot Bitcoin ETF yang berbasis di Amerika Serikat menarik arus masuk bersih total sebesar $697,25 juta pada hari Senin. Bersama dengan arus masuk $471,14 juta yang terjadi pada hari Jumat sebelumnya, total untuk periode dua hari tersebut melampaui $1,16 miliar. Data menunjukkan bahwa sembilan dari dua belas ETF mengalami arus masuk positif, menandakan minat investor yang meluas.
ETF terdepan untuk hari perdagangan terakhir adalah IBIT milik BlackRock, dengan arus masuk sebesar $372,47 juta. FBTC milik Fidelity menyumbang $191,2 juta, sementara ETF dari Grayscale, Bitwise, Ark & 21Shares, VanEck, Invesco, Franklin Templeton, dan Valkyrie juga berada di sisi positif. Tren ini menunjukkan adanya restrukturisasi portofolio institusi pada awal tahun baru.
Para ahli pasar menekankan bahwa permintaan melalui ETF tidak terbatas pada pergerakan harga jangka pendek. Mereka menyarankan bahwa minat terhadap produk yang ditawarkan dalam kerangka regulasi dapat mendukung arus modal jangka panjang.
Dinamika Harga dan Ekspektasi di Pasar Cryptocurrency
Arus masuk ke ETF bergerak sejalan dengan pemulihan yang terlihat di cryptocurrency. Pada saat penulisan, Bitcoin diperdagangkan di harga $93.683, naik 1,53% dalam 24 jam terakhir dan naik 7,4% selama seminggu. Ethereum dihargai $3.226, menunjukkan kenaikan 2,8%.
Pada sektor altcoin, pergerakan harga yang lebih signifikan telah diamati. Harga XRP naik 12,56% secara harian dan 29% secara mingguan, diperdagangkan di $2,38. Spot Ethereum ETF mengalami arus masuk bersih sebesar $168,13 juta, dengan arus masuk positif juga terlihat pada produk yang berfokus pada XRP, Solana, Dogecoin, dan Chainlink.
Para analis menyarankan bahwa kewajiban ETF untuk membeli aset dasar menciptakan mekanisme dukungan alami di pasar. Namun, investor individu tetap berhati-hati, sementara dana besar memposisikan Bitcoin dan Ethereum sebagai elemen portofolio jangka panjang. Prospek pasar saat ini menunjukkan kerangka yang konstruktif dalam jangka menengah, asalkan stabilitas makro dan regulasi terjaga.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Masih lebih menguntungkan daripada DRAM, apakah SanDisk benar-benar sebaik itu?

Nvidia investasi 1,5 miliar dolar AS untuk membeli saham SB Energy, mengamankan 8GW daya komputasi AI, OpenAI akan menjadi satu-satunya penyewa
Nvidia sedang memperluas batas persaingan dari GPU dan server ke tanah, listrik, dan konstruksi pusat data AI. Perusahaan bekerja sama dengan SB Energy untuk mengembangkan pusat data AI berskala besar 8GW di Ohio, serta berinvestasi sebesar 1,5 miliar dolar untuk memberikan dukungan kredit dalam pembiayaan infrastruktur. OpenAI menjadi satu-satunya penyewa. Langkah ini menunjukkan bahwa Nvidia tidak hanya sebagai pemasok chip, tetapi juga menjadi pengelola infrastruktur AI dengan mengamankan sumber daya LPS terlebih dahulu untuk menjamin permintaan GPU multi-generasi di masa depan.
Meta (META.US) dan BlackRock (BLK.US) menghadapi "lubang hitam asuransi" pada pusat data senilai 14 miliar dolar AS: hanya 3,2% yang tercakup, pihak pemberi pinjaman bisa menanggung risiko miliaran dolar AS.
Menurut laporan, Meta dan BlackRock menginvestasikan 14 miliar dolar AS untuk membangun pusat data di Texas namun menghadapi risiko asuransi.


