XRP Sedang Menyentuh Basis Dukungan 13 Bulan. Inilah Signifikansinya
Analis kripto ChartNerd (@ChartNerdTA) sedang memantau XRP dengan cermat karena aset ini diperdagangkan pada level yang telah mendefinisikan strukturnya selama lebih dari satu tahun. Dalam analisis grafik terbarunya, fokusnya bukan pada volatilitas jangka pendek, melainkan pada basis dukungan yang telah lama terbentuk dan kini berada di bawah tekanan langsung.
Pergerakan harga XRP telah menyempit ke dalam rentang yang semakin kecil, memaksa apa yang dilihat ChartNerd sebagai momen penentu bagi aset ini. Saat ini, XRP berada pada zona dukungan 13 bulan yang berulang kali menyerap tekanan jual. Menurut analis tersebut, area ini mewakili garis pemisah antara kelanjutan tren dan pergerakan korektif yang lebih dalam.
Grafik menunjukkan XRP diperdagangkan dalam pola descending broadening wedge, sebuah struktur yang ditandai oleh lower highs dan volatilitas. Meskipun pola ini memungkinkan kedua kemungkinan, ChartNerd menekankan bahwa basis dukungan harus bertahan untuk mempertahankan momentum bullish. Ia menggambarkan setup ini sebagai “garis tipis antara moonshot, atau sweep,” menyoroti betapa sedikit margin yang tersisa sebelum reaksi yang lebih besar terjadi.
$XRP sedang menyentuh basis dukungan 13 bulannya. Garis tipis antara moonshot, atau sweep. Jika dukungan multi-bulan bertahan, launchpad tampak siap. Jika dukungan hilang, maka "Lower Base Sweep" akan berlaku dalam Descending Broadening Wedge ini. Lihatlah melewati badai.
— 🇬🇧 ChartNerd 📊 (@ChartNerdTA) 17 Desember 2025
Dukungan Multi-Bulan Menentukan Prospek Jangka Pendek
Zona dukungan ini telah bertindak sebagai pivot sepanjang 13 bulan terakhir. Setiap pengujian sebelumnya menghasilkan pantulan yang mengembalikan harga ke level lebih tinggi. Salah satu pantulan ini mendorong XRP ke all-time high sebesar $3,65 pada bulan Juli. Reli ini melahirkan pola descending broadening wedge, yang menempatkan XRP pada jalur yang saat ini mendefinisikan potensi trajektorinya.
ChartNerd menekankan bahwa konsistensi pola ini sangat penting. Menurutnya, mempertahankan area ini membuat XRP tetap berada pada posisi yang ia gambarkan sebagai launchpad. Skenario tersebut bergantung pada penutupan harga yang bertahan di atas dukungan dan pengurangan tekanan jual secara bertahap dari resistance wedge. Struktur ini tidak memerlukan breakout langsung, tetapi membutuhkan stabilitas.
Risiko Lower Base Sweep Masih Ada
ChartNerd juga menguraikan kemungkinan hasil alternatif. Kegagalan untuk mempertahankan dukungan multi-bulan akan memicu apa yang disebut ChartNerd sebagai “Lower Base Sweep.” Grafiknya menunjukkan level Fibonacci 0.382 di dekat $1,55 sebagai target yang mungkin. XRP sebelumnya turun ke level serupa selama flash crash pada bulan Oktober.
Namun, ia menekankan bahwa pergerakan seperti itu tidak akan mematahkan siklus yang lebih besar. Sebaliknya, hal itu akan menyelesaikan fase korektif sebelum melanjutkan tren. “Lihatlah melewati badai,” tulisnya, mengimbau kesabaran selama volatilitas yang meningkat.
Apa yang Akan Terjadi Selanjutnya untuk XRP?
Saat ini XRP diperdagangkan dalam jendela teknikal yang sempit di mana reaksi lebih penting daripada prediksi. Grafik menunjukkan level-level yang jelas dan menyoroti pentingnya level dukungan. Level resistance menentukan konfirmasi, dan jika XRP bertahan di basis 13 bulan, struktur ini mendukung kelanjutan dalam wedge dan pada akhirnya resolusi ke atas.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Masih lebih menguntungkan daripada DRAM, apakah SanDisk benar-benar sebaik itu?

Nvidia investasi 1,5 miliar dolar AS untuk membeli saham SB Energy, mengamankan 8GW daya komputasi AI, OpenAI akan menjadi satu-satunya penyewa
Nvidia sedang memperluas batas persaingan dari GPU dan server ke tanah, listrik, dan konstruksi pusat data AI. Perusahaan bekerja sama dengan SB Energy untuk mengembangkan pusat data AI berskala besar 8GW di Ohio, serta berinvestasi sebesar 1,5 miliar dolar untuk memberikan dukungan kredit dalam pembiayaan infrastruktur. OpenAI menjadi satu-satunya penyewa. Langkah ini menunjukkan bahwa Nvidia tidak hanya sebagai pemasok chip, tetapi juga menjadi pengelola infrastruktur AI dengan mengamankan sumber daya LPS terlebih dahulu untuk menjamin permintaan GPU multi-generasi di masa depan.
Meta (META.US) dan BlackRock (BLK.US) menghadapi "lubang hitam asuransi" pada pusat data senilai 14 miliar dolar AS: hanya 3,2% yang tercakup, pihak pemberi pinjaman bisa menanggung risiko miliaran dolar AS.
Menurut laporan, Meta dan BlackRock menginvestasikan 14 miliar dolar AS untuk membangun pusat data di Texas namun menghadapi risiko asuransi.


