Jump dituduh memfasilitasi runtuhnya Terraform Labs
Jinse Finance melaporkan bahwa Todd Snyder, administrator likuidasi kebangkrutan Terraform Labs, telah mengajukan gugatan terhadap raksasa perdagangan frekuensi tinggi Jump Trading, menuduh perusahaan tersebut memperoleh keuntungan secara ilegal dan menyebabkan runtuhnya kerajaan kripto Do Kwon. Gugatan tersebut menuntut kompensasi sebesar 4 miliar dolar AS, dengan terdakwa termasuk perusahaan Jump Trading, salah satu pendirinya William DiSomma, serta Kanav Kariya yang sebelumnya magang dan kemudian dipromosikan menjadi presiden bisnis perdagangan kripto Jump. Kasus ini ditangani oleh administrator yang ditunjuk oleh pengadilan kebangkrutan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai

Google (GOOGL.US) membeli data Spirit Airlines yang bangkrut senilai jutaan dolar: 100 juta email dan 500 juta catatan Teams akan menjadi bahan pelatihan AI
Google baru-baru ini memenangkan lelang kebangkrutan dan berhasil mendapatkan sejumlah besar data komersial yang sudah dianonimkan, kode perangkat lunak, serta catatan operasional milik Spirit Aviation Holdings Inc., maskapai penerbangan berbiaya rendah yang telah berhenti beroperasi. Google menyatakan akan memanfaatkan aset-aset ini untuk lebih mengoptimalkan teknologi kecerdasan buatannya (AI).

SMTC dan MRVL mendapatkan rekomendasi "beli" dari UBS menjelang laporan keuangan: optimis terhadap potensi AI dalam jangka panjang
SMTC.US dan MRVL.US akan masing-masing mengumumkan hasil kuartal mereka pada 25 Agustus dan 27 Agustus.

