Circle Mengakuisisi Interop Labs untuk Mempercepat Infrastruktur Blockchain Lintas Rantai
Ringkasan Cepat
- Circle mengakuisisi tim dan kekayaan intelektual Interop Labs untuk mempercepat infrastruktur blockchain lintas rantai.
- Integrasi ini meningkatkan kapabilitas blockchain Arc dan alat pengembang multichain.
- Axelar Network tetap independen; Common Prefix melanjutkan kontribusi untuk Axelar.
Circle telah mengumumkan perjanjian untuk mengakuisisi tim Interop Labs dan kekayaan intelektual milik mereka, yang merupakan kontributor utama untuk Axelar Network. Langkah strategis ini dirancang untuk memperkuat infrastruktur blockchain lintas rantai Circle dan mempercepat interoperabilitas di seluruh produk Arc blockchain dan Cross-Chain Transfer Protocol (CCTP). Akuisisi ini diperkirakan akan selesai pada awal tahun 2026.
Kami telah menandatangani perjanjian untuk membawa tim @interop_labs – pengembang awal @axelar, tumpukan interoperabilitas terkemuka – ke dalam Circle untuk mempercepat babak berikutnya dari infrastruktur multichain bersama @Arc dan CCTP, dan kami sangat antusias menyambut anggota tim baru ke… pic.twitter.com/dDmW5ZIACa
— Circle (@circle) 15 Desember 2025
Meningkatkan Kapabilitas Lintas Rantai
Interop Labs telah berperan penting dalam mengembangkan Axelar, sebuah kerangka kerja yang aman untuk pengiriman pesan dan transfer token lintas rantai. Dengan mengintegrasikan tim dan teknologi Interop Labs, Circle berencana untuk meningkatkan kapabilitas multichain Arc, memperluas software development kits (SDK) untuk pengembang, dan mempercepat pengembangan aplikasi pihak pertama. Axelar Network, Foundation, dan token AXL akan tetap independen di bawah tata kelola komunitas, dengan kekayaan intelektual open-source tetap terbuka. Common Prefix akan mengambil alih tanggung jawab atas kontribusi berkelanjutan Interop Labs untuk Axelar.
Chief Product and Technology Officer Circle, Nikhil Chandhok, menekankan bahwa akuisisi ini akan “mempercepat roadmap Arc dan CCTP menuju pembangunan pusat keuangan internet multichain.” Sergey Gorbunov, CEO dan co-founder Interop Labs, menambahkan,
Memajukan Interoperabilitas Blockchain
Akuisisi ini merupakan langkah besar menuju visi Circle untuk pergerakan aset digital yang mulus dan patuh di lebih dari 100 ekosistem blockchain. Dengan menggabungkan keahlian Interop Labs dengan infrastruktur yang sudah ada milik Circle, perusahaan bertujuan untuk membuat konektivitas blockchain menjadi lebih efisien bagi pengembang dan pengguna. Integrasi ini akan meningkatkan pengembangan aplikasi multichain, menyederhanakan transfer aset lintas jaringan, dan memperkuat posisi Circle sebagai penyedia solusi infrastruktur blockchain terkemuka.
Secara strategis, Circle berfokus pada ekspansi institusional melalui testnet Arc Layer-1 dan pertumbuhan Circle Payments Network, memperkuat USDC sebagai komponen dasar sistem keuangan yang diatur, likuid, dan didukung aset. Circle berencana untuk sepenuhnya mengintegrasikan jaringan Arc ke seluruh platform dan layanan yang ada, memastikan interoperabilitas dengan blockchain lain yang didukung Circle.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pengiriman di Selat Hormuz Hampir Terhenti! Energi Timur Tengah Mencari Jalan Keluar, Pemasok LNG Jarang Melakukan Transfer Kapal ke Kapal
Meskipun ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran terkait Selat Hormuz sebagai jalur pelayaran penting masih berlangsung, para pemasok tetap berupaya memastikan bahan bakar dari wilayah Teluk Persia terus dikirim ke pasar global.

Seberapa agresif valuasi IPO Anthropic? Wall Street bertaruh: pendapatan akan melonjak menjadi 200 miliar dolar AS pada tahun 2028
Anthropic sedang mempersiapkan untuk go public. Wall Street menjadikan proyeksi pendapatan tahun 2028 sekitar 200 miliar dolar sebagai patokan utama penilaian, bukan kinerja saat ini. Pendapatan tahunan perusahaan tumbuh pesat, namun investasi besar dalam AI membuat laba masih jauh dari tercapai. Pasar menggunakan valuasi perusahaan pertumbuhan tinggi seperti Palantir dan SpaceX sebagai referensi, bertaruh bahwa di masa depan Anthropic dapat mencapai efek skala dan mengubahnya menjadi keuntungan. Namun, logika valuasi tinggi ini masih harus diuji oleh pasar.
Amazon AWS—Jalan Menuju Pendapatan Triliunan Dolar
Morgan Stanley memperkirakan bahwa kapasitas daya AWS akan meningkat dari 14GW pada tahun 2025 menjadi 120GW pada tahun 2035. Jika efisiensi monetisasi daya mencapai 12 dolar AS per watt, pendapatan AWS diperkirakan akan melampaui 1 triliun dolar AS. Seiring dengan pertumbuhan skala bisnis, margin keuntungan bisnis AI-nya kemungkinan akan mengikuti jalur ekspansi bisnis inti cloud, dengan margin EBIT jangka panjang yang diharapkan mencapai sekitar 30%.
Kartu truf sebelum badai: "Dewa Saham AI" mengalami likuidasi, SA bertaruh besar pada chip penyimpanan, Castle melakukan lindung nilai secara menyeluruh, dan Jane Street tetap mengalami kerugian triliunan meski telah melakukan lindung nilai ratusan miliar.
SA, Castle Investment, dan Simple Street baru-baru ini telah merilis laporan kepemilikan kuartal kedua mereka (13F) hingga 30 Juni 2026.

