SWIFT Baru Saja Mengakuinya: Mereka Sedang Membangun Ripple (XRP) Tanpa Menyebut Ripple
2025/12/16 09:28Dalam komentar terbaru, penggemar kripto Chain Cartel menyoroti perubahan dalam cara SWIFT kini menggambarkan masa depan infrastruktur pembayarannya.
Alih-alih hanya berfokus pada pesan keuangan yang aman, SWIFT semakin menekankan konsep seperti buku besar bersama secara real-time, penyelesaian instan, dan pembayaran lintas negara yang selalu aktif.
Menurut Chain Cartel, bahasa ini mencerminkan lebih dari sekadar pembaruan teknologi rutin. Ini menandakan perubahan struktural dalam cara pembayaran global diharapkan berfungsi.
Argumen yang disampaikan adalah bahwa fitur-fitur ini tidak menyerupai eksperimen blockchain awal atau jaringan publik yang dibangun untuk partisipasi terbuka. Sebaliknya, fitur-fitur ini sangat selaras dengan arsitektur pembayaran institusional yang memprioritaskan keandalan, finalitas, dan interoperabilitas.
🚨 SWIFT Baru Saja Mengakuinya: Mereka Membangun Ripple Tanpa Menyebut Ripple
Baca bahasa SWIFT dengan cermat.
“Buku besar bersama secara real-time.”
“Pembayaran selalu aktif.”
“Penyelesaian instan antar lembaga keuangan.”Ini bukan Bitcoin.
Ini bukan Ethereum.
Ini bukan sebuah generik…— Chain Cartel (@chaincartel) 14 Desember 2025
Kemiripan Dengan Arsitektur yang Telah Lama Dikenal
Chain Cartel mencatat bahwa prinsip desain yang kini digariskan SWIFT konsisten dengan kerangka kerja yang telah dikembangkan Ripple selama lebih dari satu dekade. Model ini berpusat pada lapisan penyelesaian netral yang memungkinkan lembaga keuangan bertransaksi dengan finalitas real-time sambil mempertahankan visibilitas di seluruh buku besar bersama. Penekanan diberikan pada integrasi dengan infrastruktur keuangan yang sudah ada, bukan menggantikannya.
Dari sudut pandang ini, fokus pada efisiensi likuiditas dan penyelesaian instan membedakan diri dari sistem blockchain yang dirancang terutama untuk aktivitas spekulatif. Arsitektur yang dijelaskan bersifat institusional, dibangun untuk mendukung operasi berkelanjutan dan kepastian operasional.
Langkah SWIFT Melampaui Pesan Keuangan
Postingan tersebut juga merujuk pada konfirmasi terbaru SWIFT bahwa mereka berencana menambahkan buku besar berbasis blockchain langsung ke dalam infrastrukturnya. Ini merupakan evolusi signifikan dari peran SWIFT dalam sistem keuangan global. Secara historis, SWIFT mengoordinasikan pembayaran dengan mentransmisikan pesan standar antar bank, sementara penyelesaian dilakukan oleh sistem eksternal.
Dengan memperkenalkan buku besar bersama yang berfungsi sebagai satu-satunya sumber kebenaran, SWIFT semakin mendekati lapisan penyelesaian itu sendiri. Chain Cartel menafsirkan ini sebagai pengakuan bahwa pesan saja tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan pembayaran lintas negara modern.
Konvergensi, Bukan Kompetisi Langsung
Alih-alih membingkai perkembangan ini sebagai ancaman kompetitif terhadap Ripple, Chain Cartel menggambarkannya sebagai konvergensi. Kedua sistem dirancang untuk menghubungkan bank dan jalur pembayaran yang sudah ada, bukan menggantikannya. Ketika merek dihilangkan, tujuan dasarnya tampak semakin mirip.
Implikasi yang lebih luas adalah bahwa infrastruktur keuangan lama beradaptasi dengan terlebih dahulu mendefinisikan persyaratan baru, kemudian meniru solusi yang telah terbukti, dan akhirnya mengintegrasikannya. Dalam konteks ini, strategi SWIFT yang terus berkembang dipandang sebagai validasi sistem pembayaran berbasis buku besar, bukan penolakan terhadapnya.
Dampak Terhadap Kesadaran Pasar
Chain Cartel menyimpulkan bahwa pasar mungkin belum sepenuhnya mencerminkan pentingnya keselarasan ini. Dengan secara terbuka mendukung kebutuhan akan penyelesaian real-time dan buku besar bersama, SWIFT secara efektif mengakui pentingnya model yang telah diuji dalam skala besar. Postingan tersebut menyarankan bahwa pengakuan institusional terhadap perubahan ini masih berkembang, meskipun arah teknisnya semakin jelas.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Masih lebih menguntungkan daripada DRAM, apakah SanDisk benar-benar sebaik itu?

Nvidia investasi 1,5 miliar dolar AS untuk membeli saham SB Energy, mengamankan 8GW daya komputasi AI, OpenAI akan menjadi satu-satunya penyewa
Nvidia sedang memperluas batas persaingan dari GPU dan server ke tanah, listrik, dan konstruksi pusat data AI. Perusahaan bekerja sama dengan SB Energy untuk mengembangkan pusat data AI berskala besar 8GW di Ohio, serta berinvestasi sebesar 1,5 miliar dolar untuk memberikan dukungan kredit dalam pembiayaan infrastruktur. OpenAI menjadi satu-satunya penyewa. Langkah ini menunjukkan bahwa Nvidia tidak hanya sebagai pemasok chip, tetapi juga menjadi pengelola infrastruktur AI dengan mengamankan sumber daya LPS terlebih dahulu untuk menjamin permintaan GPU multi-generasi di masa depan.
Meta (META.US) dan BlackRock (BLK.US) menghadapi "lubang hitam asuransi" pada pusat data senilai 14 miliar dolar AS: hanya 3,2% yang tercakup, pihak pemberi pinjaman bisa menanggung risiko miliaran dolar AS.
Menurut laporan, Meta dan BlackRock menginvestasikan 14 miliar dolar AS untuk membangun pusat data di Texas namun menghadapi risiko asuransi.

