OpenAI dikabarkan meminta jaminan pinjaman kepada Gedung Putih, bertentangan dengan pernyataan CEO secara terbuka
BlockBeats melaporkan, pada 8 November, sebuah surat sepanjang 11 halaman yang diajukan OpenAI ke Kantor Kebijakan Sains dan Teknologi Gedung Putih pada 27 Oktober telah dipublikasikan, di mana surat tersebut secara jelas meminta pemerintah untuk memberikan jaminan pinjaman dan dukungan dana langsung untuk pembangunan infrastruktur AI. Namun, hanya 10 hari kemudian, CEO Sam Altman secara terbuka menyatakan di media sosial bahwa "OpenAI tidak membutuhkan dan tidak menginginkan jaminan pemerintah", serta menekankan "pembayar pajak tidak seharusnya menanggung kesalahan keputusan bisnis perusahaan".
Sebelumnya, Chief Financial Officer OpenAI Sarah Friar pernah menyebutkan dalam sebuah acara Wall Street Journal bahwa "jaminan" federal dapat menurunkan biaya pendanaan infrastruktur AI, namun pernyataan tersebut segera ditarik kembali karena kontroversi. Insiden ini kembali memicu keraguan terhadap transparansi Altman, mengingat ia pernah dipecat sementara pada November 2023 karena "ketidakkonsistenan dalam keterbukaan". (Decrypt)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
SMTC dan MRVL mendapatkan rekomendasi "beli" dari UBS menjelang laporan keuangan: optimis terhadap potensi AI dalam jangka panjang
SMTC.US dan MRVL.US akan masing-masing mengumumkan hasil kuartal mereka pada 25 Agustus dan 27 Agustus.

Proyek investasi pertama ke Amerika bermasalah? Dikabarkan Amerika menekan Samsung dan SK Hynix untuk membangun pabrik memori di Amerika Serikat, Korea Selatan segera membantah namun menolak mengungkapkan detailnya.
Kantor Kepresidenan Korea Selatan, Cheong Wa Dae, baru-baru ini membantah laporan dari media lokal yang menyebutkan bahwa pemerintah sedang berdiskusi dengan Amerika Serikat untuk menjadikan proyek semikonduktor sebagai proyek investasi pertama di bawah komitmen investasi sebesar 350 miliar dolar Amerika ke AS.

