StableX memperkuat strategi treasury kripto senilai $100 juta dengan aliansi BitGo
StableX menggunakan infrastruktur aman milik BitGo sebagai fondasi untuk treasury senilai $100 juta, yang bertujuan mendapatkan eksposur ke ekosistem decentralized finance yang sedang berkembang.
- StableX bermitra dengan BitGo untuk mengamankan dan mengelola treasury kripto senilai $100 juta yang direncanakan, dengan fokus pada aset terkait stablecoin.
- Langkah ini menandai pergeseran berkelanjutan StableX dari manufaktur kendaraan ke investasi aset digital setelah rebranding Nasdaq pada Agustus 2025.
- BitGo akan menyediakan kustodian yang teregulasi dan akses likuiditas mendalam, memperkuat fokus StableX pada kepatuhan dan infrastruktur kelas institusi.
Menurut siaran pers tertanggal 14 Oktober, StableX Technologies secara resmi telah bermitra dengan perusahaan infrastruktur aset digital BitGo untuk mengkustodi dan memfasilitasi akuisisi hingga $100 juta dalam bentuk cryptocurrency.
Kesepakatan ini akan membuat BitGo Trust Company menyediakan penyimpanan dingin yang teregulasi untuk aset-aset tersebut, sementara platform trading afiliasinya akan memberikan StableX akses ke likuiditas mendalam untuk pembelian yang direncanakan, yang difokuskan pada token yang mendasari ekosistem stablecoin.
Strategi stablecoin StableX mulai terbentuk
Aliansi StableX dengan BitGo merupakan langkah taktis terbaru dalam transformasi cepat perusahaan dari produsen kendaraan khusus menjadi investor aset digital yang fokus. Perusahaan, yang sebelumnya dikenal sebagai AYRO Inc., secara resmi melakukan rebranding menjadi StableX Technologies dan mengganti ticker Nasdaq menjadi ‘SBLX’ pada 25 Agustus 2025.
Perombakan korporat ini diumumkan hanya seminggu setelah pengungkapan awal strategi treasury ambisius senilai $100 juta pada awal Agustus, menandakan pergeseran tegas ke dalam ekonomi kripto.
Bagi StableX, pemilihan BitGo merupakan keputusan yang disengaja dengan fokus pada keamanan kelas institusi dan kepatuhan regulasi. Dalam sebuah pernyataan, executive chairman perusahaan, Joshua Silverman, menekankan bahwa status teregulasi kustodian tersebut sangat penting untuk mitigasi risiko dan pertumbuhan di masa depan.
“Dengan menggunakan kustodian teregulasi dan kelas institusi, kami tidak hanya meningkatkan manajemen risiko kami tetapi juga memposisikan diri untuk secara bertanggung jawab memanfaatkan peluang baru di ekonomi kripto. Ini adalah langkah penting dalam menciptakan nilai jangka panjang yang berkelanjutan bagi para pemegang saham kami,” kata executive chairman StableX, Joshua Silverman.
Kemitraan dengan BitGo ini mengikuti langkah konkret pertama StableX dalam mengeksekusi strateginya: akuisisi token FLUID, yang diumumkan pada 9 September. FLUID, sebuah decentralized exchange yang berfokus pada stablecoin swap, mewakili pendekatan “picks and shovels” yang sedang dijalankan oleh StableX.
Perusahaan menyoroti pertumbuhan pesat FLUID, termasuk menguasai 31% dari seluruh volume swap stablecoin dan menghasilkan jutaan biaya bulanan, sebagai contoh infrastruktur dasar yang ingin mereka investasikan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Kartu truf sebelum badai: "Dewa Saham AI" mengalami likuidasi, SA bertaruh besar pada chip penyimpanan, Castle melakukan lindung nilai secara menyeluruh, dan Jane Street tetap mengalami kerugian triliunan meski telah melakukan lindung nilai ratusan miliar.
SA, Castle Investment, dan Simple Street baru-baru ini telah merilis laporan kepemilikan kuartal kedua mereka (13F) hingga 30 Juni 2026.

Akhiri 14 kuartal berturut-turut penjualan bersih! Berkshire Q2 "hamburkan uang untuk beli saham": Google (GOOGL.US) melonjak menjadi kepemilikan terbesar ketiga, Delta Air Lines (DAL.US) dan saham properti mendapat suntikan dana besar
Berkshire Hathaway telah menyerahkan laporan kepemilikan kuartal kedua (13F) hingga 30 Juni 2026.

Investor legendaris Druckenmiller untuk pertama kalinya dalam dua tahun membeli saham Tiongkok, meningkatkan kepemilikan besar di Amazon dan AMD, serta menjual seluruh saham Broadcom, Intel, dan Micron
Druckenmiller membeli 88.000 saham Baidu pada kuartal kedua; memperbesar kepemilikan Amazon lebih dari 1000%, serta menggandakan ukuran opsi beli Amazon, membuka posisi baru di Alphabet, menambah posisi opsi beli Meta Platforms dan Tesla; sepenuhnya menjual saham tiga raksasa semikonduktor yaitu Broadcom, Intel, dan Micron, kemudian beralih bertaruh pada AMD dan TSMC.
Berapa sebenarnya volume aliran minyak di Selat Hormuz? Data Departemen Energi AS dan pelacakan pasar berbeda dua kali lipat
Menteri Energi Amerika Serikat menyatakan bahwa aliran minyak harian di Selat Hormuz mencapai 9 juta barel, sementara data dari lembaga pelacakan kapal pihak ketiga seperti Kpler hanya menunjukkan sekitar 4 juta barel, terdapat selisih hampir dua kali lipat antara kedua pihak. Inti perdebatan terletak pada banyaknya kapal tanker yang mematikan transponder untuk menghindari serangan, sehingga menciptakan "transit bayangan" dan menyebabkan kekosongan data. Jika data pelacakan lebih akurat, risiko kekurangan di pasar minyak akan jauh lebih tinggi daripada yang diperkirakan.
